Wakil Presiden Jusuf Kalla
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pengakuan identitas masyarat dengan perilaku seksual menyimpang, atau dikenal dengan istilah lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT), tidak akan pernah legal di Indonesia.
Hal itu disampaikan Wapres Jusuf Kalla di Jakarta, Selasa, menanggapi isu yang beredar di kalangan parlemen terkait adanya rencana regulasi terhadap perilaku LGBT. "Saya tidak tahu proses di DPR seperti apa, tetapi saya kira tidak ada yang berani menggolkan itu secara formal di Indonesia," kata Wapres Kalla.Perilaku menyimpang LGBT memang tidak dapat dipungkiri keberadaannya di Indonesia, namun hal itu tidak perlu sampai dibawa ke ranah legalisasi untuk pengakuan identitas kaum tersebut."Bahwa kenyataannya ada, itu iya, selama tidak berkampanye ke luar. Itu memang suatu keadaan sosial masyarakat yang memang ada, tetapi tidak untuk secara formal. Itu urusannya masing-masing pribadi," kata Wapres.Baca juga :
JK: Di Era AI, Murid Bisa Lebih Pintar dari Guru
Pernyataan Zulkifli tersebut menuai reaksi dari masyarakat dan kalangan legislator sendiri. Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyangkal ada upaya pembentukan RUU tentang LGBT.Namun, Komisi III DPR sedang membahas mengenai RUU Kitab Hukum Pidana (KUHP) yang salah satu pasalnya membahas mengenai perluasan penindakan pidana terhadap perilaku LGBT.
JK: Di Era AI, Murid Bisa Lebih Pintar dari Guru
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
LGBT Wakil Presiden Jusuf Kalla





















