Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah
Jakarta - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR diminta untuk mendalami adanya dugaan tekanan dan negosiasi dari elite politik dan penegak hukum terhadap Ketua DPR Setya Novanto.
Permintaan itu disampaikan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (30/11). Menurutnya, pemeriksaan MKD tentunya akan bermakna untuk mengetahui pandangan dari Novanto terkait kasus hukum yang sedang dihadapi saat ini.Kata Fahri, MKD perlu mendalami soal-soal lain yang sedang dihadapi Novanto. Sebab, apapun MKD adalah lembaga yang melihat persoalan tidak saja dalam perspektif hukum yang belum selesai, tetapi juga perspektif etika."Misalnya apakah Novanto mendapat tekanan dan negosiasi oleh elite politik atau penegak hukum tertentu. Sebaiknya itu didalami juga," kata Fahri.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Setya Novanto Tersangka Korupsi e-KTP KPK Golkar




























