Pimpinan DPR
Jakarta - Pasca Ketua DPR Setya Novanto ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP dan ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mendapat teguran agar berhenti bicara tentang Novanto.
Fahri mengaku, banyak nasehat dari sejumlah orang untuk meminta berhenti bicara tentang Ketua Umum Partai Golkar itu. Sebab, Fahri dianggap membela Novanto secara berlebihan dan juga dianggap sebagai kejahatan luar biasa."Saya dinasehati agar menjaga nama baik dan memikirkan masa depan yang bisa hancur oleh sesuatu yang nampak bersimpati kepada orang yang dianggap koruptor kelas kakap ini," tulis Fahri, melalui akun twitternya, di @fahrihamzah, Senin (20/11).Kata Fahri, dirinya lama mempertimbangkan nasehat tersebut. Sebab, kedekatannya dengan Novanto setelah menjabat sebagai pimpinan DPR pada 2014 silam.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Warta DPR Pimpinan DPR Fahri Hamzah
























