Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo
Jakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengaku belum mengetahui dokumen rahasia yang dipublikasikan Amerika Serikat terkait Partai Komunis Indonesia (PKI), tentang tentara, dan pembantaian massal pada 30 September 1965.
Gatot mengatakan, hingga saat ini belum mengetahui soal dokumen rahasia yang dibuka Amerika tersebut. Untuk itu, ia menyerahkan kepada Badan Intelijen Negara (BIN)."Di negara lain itu ada aturan setelah disimpan sekian tahun itu biasa aja, aturan negara beda-beda. Tapi saya belum tahu, tanya sama BIN," kata Gatot, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (18/10).Gatot enggan berkomentar lebih jauh terkait dokumen rahasi itu. "Saya belum baca, mau komentar gimana. Saya baca dulu," tegasnya.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Panglima TNI PKI Amerika Dokumen Rahasia
























