Presiden Filipina, Rodrigo Duterte saat memberikan keterangan pers
Manila - Pengawal Presiden Filipina, Rodrigo Duterte tewas tertembak misterius di basis kelompok Pengamanan Presiden (PSG) di Malacanang Park. Saat kejadian, Duterte tidak berada pada posisinya insiden tersebut.
Komandan PSG Lope Dagoy mengatakan, kejadian itu sebagai insiden yang terisolasi dan mengesampingkan terorisme. Mayat anggota PSG berusia 37 tahun itu ditemukan oleh istrinya di tempat tinggalnya pada pukul 08.50 waktu setempat. Pria itu meninggal akibat luka tembakan tunggal di dada. "Kami mengesampingkan adanya tindakan kecurangan. Tentu saja hal tersebut tidak ada,"kata Dagoy.Keberadaan Duterte belum diketahui beberapa jam sebelum pernyataan Dagoy. Presiden yang lincah itu tidak terlihat di depan umum pada Senin dan sebelum itu berada di kota kelahirannya di selatan Davao, selama beberapa hari.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Presiden Filipina Rodrigo Duterte



























