Wakil Ketua DPR, Taufik Kurniawan
Jakarta - Permintaan Pansus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk konsultasi dengan Presiden Jokowi menjadi pro kontra di internal DPR.
Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengatakan, ada beberapa pemahaman dan pendapat terkait permintaan KPK/" style="text-decoration:none;color:red;font-weight:bold">Pansus Angket KPK untuk konsultasi dengan Jokowi.Sebab, kata Taufik, Pansus merupakan domain DPR, kalau kemudian pemerintah dibawa-bawa disampaikan sebelum paripurna sudah harus konsultasi dengan Presiden agak terkesan seolah-olah ada intervensi."Karena namanya angket ya angket haknya DPR saya sependat dengan Pemerintah sebelumnya bahwa ini adalah domain DPR," kata Taufik, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (19/9).
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Pansus Angket KPK Revisi UU KPK KPK



























