Mantan Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi
Jakarta - Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meyakini mantan Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi menerima aliran uang terkait dalam proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) yang berujung korupsi. Keyakinan itu berdasarkan bukti dan keterangan saksi.
"Adanya aliran uang untuk Gamawan Fauzi telah didukung bukti dan keterangan para saksi," kata jaksa KPK Riniyati Karnasih saat membacakan surat tuntutan terhadap dua terdakwa mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri, Irman dan Sugiharto, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (22/6/2017).Di antara keterangan saksi yang diyakini adalah pengakuan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin dan keterangan mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Diah Anggraini."Keterangan saksi M. Nazaruddin mengenai pemberian uang kepada Gamawan Fauzi tersebut adalah benar adanya," ucap jaksa.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
E-KTP Gamawan Fauzi KPK





















