Tersangka Patrialis Akbar di mobil tahanan KPK
Jakarta - Kamaludin, orang dekat mantan Hakim Konstitusi Patrialis Akbar mengakui pernah meminta uang 20.000 dollar AS pengusaha impor daging, Basuki Hariman pada Desember 2016. Menurut Kamaludin, uang itu dipergunakan untuk keperluan berlibur bersama keluarga dan umrah Patrialis.
"Mengenai 20.000 dollar AS, tidak benar buat saya pergi umrah. Yang saya tahu, saya waktu itu buat ke luar negeri dan untuk Pak Patrialis umrah," ungkap Kamaludin.Bahkan, kata Kamaludin, Basuki dan Patrialis hadir dan ikut membicarakan soal permintaan uang. Hal itu disampaikan Kamaludin saat Basuki bersaksi dalam sidang lanjutan perkara dugaan suap yang menjeratnya dan Patrialis di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (19/6/2017).Hal itu disampaikan Kamaludin setelah sebelumnya Basuki membantah jika uang tersebut untuk keperluan umroh Patrialis. Bantahan itu disampaikan merespon pertanyaan Patrialis yang mengkonfirmasi apakah Basuki pernah diminta uang olehnya untuk keperluan umrah.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Mahkamah Konstitusi Patrialis Akbar



























