Jum'at, 09/10/2026 13:00 WIB

Belgia Kecam Serangan Houthi ke Saudi, Serukan Perlindungan Warga Sipil





Serangan ini harus dihentikan. Warga sipil harus dilindungi, di mana pun mereka berada

Kebakaran akibat serangan militer Houthi di kawasan Bandara Internasional King Khalid, Arab Saudi (Foto: Reuters)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Luar Negeri Belgia Maxime Prevot mengecam serangan terbaru kelompok Houthi terhadap Arab Saudi dan menyatakan solidaritas negaranya kepada Riyadh. Ia juga mendesak penghentian serangan, perlindungan warga sipil, serta upaya meredakan ketegangan di kawasan.

Dalam pernyataan yang disampaikan melalui platform media sosial X pada Kamis (8/10), Prevot menyebut Belgia memberikan dukungan penuh kepada Arab Saudi menyusul serangan Houthi yang menimbulkan korban jiwa.

Ia mengecam serangan yang dinilainya tidak dapat diterima terhadap kedaulatan Arab Saudi dan infrastruktur sipil. Prevot turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta berharap mereka yang terluka mendapat perhatian yang diperlukan.

“Serangan ini harus dihentikan. Warga sipil harus dilindungi, di mana pun mereka berada,” kata Prevot.

Prevot juga menyoroti dampak berlanjutnya pertempuran di Yaman terhadap penduduk sipil. Menurutnya, lebih dari 200.000 orang telah mengungsi akibat kembali berkecamuknya pertempuran di negara tersebut.

Gelombang pengungsian itu semakin memperburuk krisis kemanusiaan yang sebelumnya telah berlangsung di Yaman.

Pernyataan tersebut menempatkan perlindungan warga sipil sebagai salah satu persoalan utama di tengah meningkatnya ketegangan regional. Dampak konflik tidak hanya dirasakan oleh pihak-pihak yang terlibat dalam pertempuran, tetapi juga oleh masyarakat yang terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka.

Selain mengecam serangan terhadap Arab Saudi, Prevot menyerukan langkah-langkah untuk mencegah konflik semakin meluas. Ia menekankan pentingnya meredakan ketegangan, memberikan bantuan kemanusiaan, dan mengembalikan penyelesaian konflik ke jalur diplomasi.

Seruan tersebut disampaikan ketika konflik di Yaman kembali memicu pengungsian dalam jumlah besar dan menambah tekanan terhadap situasi kemanusiaan.

Prevot menegaskan bahwa warga sipil harus mendapatkan perlindungan tanpa memandang lokasi mereka berada. Ia juga menekankan pentingnya penghentian serangan sebagai bagian dari upaya mengurangi dampak konflik terhadap masyarakat.

KEYWORD :

Menlu Belgia Maxime Prevot Kelompok Houthi Arab Saudi Konflik Yaman




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :