Selasa, 06/10/2026 22:19 WIB

Diserang Drone, Satu Kapal Tenggelam dan Awak Hilang





Dua kapal diserang drone di zona ekonomi eksklusif Bulgaria di Laut Hitam dan awak salah satu kapal tersebut hingga kini belum ditemukan

Kapal patroli berlayar di Laut Hitam. (Foto: REUTERS)

Jakarta, Jurnas.com - Dua kapal diserang drone di zona ekonomi eksklusif Bulgaria di Laut Hitam dan awak salah satu kapal tersebut hingga kini belum ditemukan, kata Perdana Menteri Bulgaria Rumen Radev, Selasa (6/10).

Sebelumnya pada hari yang sama, situs berita Maritime News melaporkan bahwa serangan drone terjadi pada Senin (5/10) malam dan menyebabkan satu kapal tenggelam dan kapal lainnya terbakar.

Kapal berbendera Togo, Alfa Watan, yang berlayar dari Mesir menuju Rumania, mengalami kerusakan parah dan tenggelam sekitar 130 kilometer di sebelah timur Kota Byala, menurut laporan tersebut.

Sementara itu, kapal berbendera Palau, Able, yang berlayar dari Rumania menuju Turkiye, terbakar akibat serangan dan dilaporkan masih terbakar hingga Selasa pagi.

“Orang-orang dari kapal pertama (Alfa Watan) belum ditemukan. Awak kapal, seperti yang saya katakan, dinyatakan hilang,” kata Perdana Menteri Radev dalam rapat kabinet.

Sementara itu, Feri Bulgaria, Dioscuria, berada di dekat lokasi saat serangan terjadi dan segera menuju tempat kejadian. Namun, kapal tersebut hanya menemukan sebuah perahu yang terbalik, rakit penyelamat yang terbalik, dan jaket pelampung, kata Radev.

Radev juga memastikan 18 orang, termasuk warga negara Turkiye dan India, dievakuasi dari kapal kedua, Able, yang mengangkut gandum. Dua orang mengalami luka-luka dan dalam perjalanan menuju rumah sakit militer di Varna.

Menteri Pertahanan Bulgaria Dimitar Stoyanov, yang juga menghadiri rapat kabinet, mengatakan sebuah pesawat Su-25 dan dua helikopter telah dikerahkan untuk mencari korban selamat dari Alfa Watan.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

KEYWORD :

Serangan Drone Laut Hitam Perdana Menteri Bulgaria




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :