Militer Kurdi sedang berjaga-jaga (Foto: AP)
Baghdad, Jurnas.com - Tiga partai oposisi utama Kurdi membantah pengiriman senjata ke Iran. Penegasan ini muncul setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran mengeklaim telah menyerang kelompok-kelompok yang menyelundupkan amunisi buatan Amerika Serikat dari Irak.
Iran menuduh partai-partai bersenjata Kurdi, yang menduduki wilayah Kurdistan Irak, melayani kepentingan Barat atau Israel dan menetapkan mereka sebagai organisasi teroris.
Sejak awal pecahnya perang pada akhri Februari, dan sepanjang gencatan senjata pada April, Iran berulang kali menyerang kelompok-kelompok ini, walaupun pos dan kamp mereka sebagian besar telah dievakuasi.
Pada Senin (18/5) kemarin, IRGC menyatakan bahwa kelompok-kelompok yang tidak ditentukan dari "Irak utara dan bertindak atas nama AS serta rezim Zionis mencoba menyelundupkan kiriman besar senjata dan amunisi Amerika" ke dalam wilayah Iran.
“Klaim mengenai penyitaan senjata dan amunisi sama sekali tidak ada hubungannya dengan kami. Kami tidak mengirimkan senjata. Tidak ada senjata atau peralatan milik kami yang disita oleh rezim Islam,” kata Ahwan Chiako dari Partai Kehidupan Bebas Kurdistan (PJAK).
“Laporan mengenai pengiriman senjata tersebut sepenuhnya salah dan hanyalah dalih bagi Iran untuk melanjutkan serangan drone dan rudalnya di wilayah Kurdistan,” ujar Amjad Hossein Panahi dari partai Komala.
Pada awal perang, laporan media sempat mengindikasikan bahwa kelompok Kurdi Iran berkomplot dengan AS, usai Teheran mengancam akan menargetkan seluruh fasilitas di Kurdistan Irak jika militan Kurdi nekat menyeberangi perbatasan.
Namun, banyak pemberontak menyatakan bahwa mereka lebih mengharapkan terjadinya pemberontakan internal di Iran sebelum adanya intervensi apapun.
Wakil Perdana Menteri Kurdistan Irak, Qubad Talabani, menyampaikan pada Maret lalu bahwa Amerika Serikat tidak mempersenjatai kelompok oposisi Kurdi Iran.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Oposisi Kurdi Iran Korps Garda Revolusi Perang AS vs Iran



























