Ketua DPR AS, Nancy Pelosi (Foto: BBC)
Beijing, Jurnas.com - China menjatuhkan sanksi terhadap Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (DPR AS), Nancy Pelosi dan keluarganya, pada Jumat (5/8).
Sanksi itu disampaikan usai mengumumkan bahwa lebih dari 100 pesawat tempur dan 10 kapal perang ambil bagian dalam latihan militer di sekitar Taiwan selama dua hari terakhir.
Menurut kantor berita Xinhua pesawat tempur, pembom, kapal perusak dan fregat digunakan dalam operasi blokade bersama, yang terjadi di enam zona di lepas pantai Taiwan, yang diklaim China sebagai wilayahnya sendiri.
Komando Teater Timur militer juga menembakkan rudal versi baru yang dikatakan mengenai sasaran tak dikenal di Selat Taiwan dengan presisi. Termasuk juga proyektil yang ditembakkan ke Taiwan ke Pasifik, dalam peningkatan besar ancaman China untuk mencaplok pulau itu dengan paksa.
Dikutip dari Associated Press, Kementerian Luar Negeri China menyebut Pelosi mengabaikan peringatan China yang menentang keras kunjungannya. Pelosi juga dinilai provokatif dan merusak kedaulatan dan integritas teritorial China.
Pada Jumat pagi, China mengirim kapal militer dan pesawat perang melintasi garis tengah Selat Taiwan, menurut keterangan Kementerian Pertahanan Taiwan, melintasi zona penyangga tidak resmi antara China dan Taiwan.
Menteri Pertahanan Jepang Nobuo Kishi mengatakan, lima rudal yang ditembakkan China sejak latihan militer dimulai Kamis lalu, mendarat di Zona Ekonomi Eksklusif Jepang di lepas pantai Hateruma.
Dia mengatakan Jepang memprotes pendaratan rudal China sebagai "ancaman serius terhadap keamanan nasional Jepang dan keselamatan rakyat Jepang."
Kementerian Pertahanan Jepang kemudian mengatakan mereka yakin empat rudal lainnya, yang ditembakkan dari pantai tenggara China di Fujian, terbang di atas Taiwan.
Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengatakan pada Jumat ini bahwa latihan militer China yang ditujukan ke Taiwan merupakan "masalah besar" yang mengancam perdamaian dan keamanan regional.
Sementara itu di Tokyo, tempat di mana Pelosi mengakhiri perjalanan Asia-nya, menyebut China tidak dapat menghentikan pejabat AS untuk mengunjungi Taiwan.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
China Nancy Pelosi Taiwan DPR AS Amerika Serikat



























