Minggu, 19/04/2026 20:30 WIB

Cak Imin Minta Polisi Usut Motif Pembacokan Ketua Jatman NU Indramayu





Korban penyerangan terhadap ulama (foto: ist.)

Jakarta, Jurnas.com – Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin beken disapa Cak Imin) mengutuk keras aksi penyerangan dengan senjata tajam terharap Ketua Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al Mu’tabarah An Nahdliyyah (Jatman) Nahdlatul Ulama Kabupaten Indramayu, KH Farid Ashr Waddahr.

Gus Farid bersama istrinya, Ning Annah dan keponakannya, Muhammad Haka diserang secara membabibuta oleh seorang pria di Komplek Pesantren An-Nur Desa Tegal Mulya Kecamatan Krangkeng, Indramayu pada Selasa (8/3/2022). 

Cak Imin pun meminta pihak kepolisian bergerak cepat mengusut kasus ini, dan mengungkap apa motif di balik penyerangan ini.

"Saya atas nama Wakil Ketua DPR RI mengecam keras adanya penyerangan terhadap Kiai Farid Ashr Waddahr dan keluarganya. Tindakan brutal ini tidak bisa ditolelir sehingga harus diusut tuntas secepatnya apa motif di balik pembacokan itu,” ujar Gus Muhaimin, Rabu (9/3/2022).

Menurutnya, kasus kekerasan yang mengancam jiwa seorang tokoh agama ini tidak bisa dianggap sepele. Karena itu, selain harus diberikan sanksi hukum terhadap pelakunya, penting juga untuk diungkap motif dari penyerangan ini.

"Apa yang melatarbelakangi penyerangan ini? Ini yang harus diungkap sehingga publik mengerti ada masalah apa hingga terjadi kasus yang mengancam keselamatyan jiwa seorang kiai NU ini,” tuturnya.

Diketahui, Kiai Farid Ashr Waddahr bersama istri dan keponakannya menjadi korban kekerasan dari seorang lelaki yang menyerang secara membabi buta dengan menggunakan senjata tajam, Selasa (8/3/2022) di Komplek Pesantren An-Nur Desa Tegal Mulya Kecamatan Krangkeng, Indramayu.

Dikutip dari NU Online Jabar, aksi kekerasan dan rencana pembunuhan terhadap kiai itu terjadi sekira pukul 22.30 WIB. Saat itu kiai yang akrab dipanggil Gus Farid tersebut tengah dzikir di musala pesantren. Tiba-tiba datang seorang lelaki menggunakan senjata tajam dan membacoknya dari belakang.

Akibatnya, Gus Farid mengalami luka parah dan harus dilarikan ke rumah sakit. Aksi pembacokan ini tidak hanya dilakukan terhadap Kiai, melainkan juga terhadap keluarganya. Akibat kejadian tersebut, Kiai beserta keluarganya dilarikan ke rumah sakit.

Sebelum melakukan kekerasan terhadap Gus Farid, lelaki tersebut awalnya datang ke rumah dan mencari Gus Farid saat kondisi rumah sepi.

Pelaku yang masuk ke rumah menanyakan keberadaan Gus Farid dan mengetahui yang bersangkutan tidak ada di tempat, pelaku kemudian langsung melakukan pembacokan terhadap istri dan ponakan kiai Farid yang saat itu sedang berada di rumah.

Setelah melakukan pembacokan, pelaku kemudian mencari keberadaan Gus Farid dan melihat Gus Farid sedang zikir di musala, pelaku langsung menerobos masuk kemudian dengan menggunakan senjata tajam melayangkan sabetan ke bagian tubuh Gus Farid.

Beruntung aksi tersebut diketahui warga, sehingga nyawa Kiai Muda NU yang dikenal bersahaja itu dapat diselamatkan dan segera mendapat perawatan di RSUD Krangkeng, namun kondisi istrinya mengalami luka yang parah sehingga harus dilarikan ke rumah sakit di Cirebon.

Sementara pelaku berhasil ditangkap dan diserahkan kepada aparat kepolisian yang datang ke lokasi sesaat setelah kejadian berlangsung.

KEYWORD :

Jatman KH Farid Ashr Waddahr diserang brutal Abdul Muhaimin Iskandar




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :