Ilustrasi bendera Rusia (Foto: Doknet)
Moskow, Jurnas.com - Rusia akan merelokasi latihan angkatan laut ke lepas pantai Irlandia, setelah Dublin menyuarakan keprihatinan, di tengah perselisihan yang tegang dengan Barat, dan kekhawatiran Rusia menyerang Ukraina.
Latihan yang akan digelar pada 3-8 Februari mendatang ini berlokasi 240 kilometer dari barat daya Irlandia, yang masuk dalam zona ekonomi eksklusif Irlandia. Irlandia adalah anggota dari 27 negara Uni Eropa tetapi bukan anggota NATO.
Menteri Luar Negeri Irlandia Simon Coveney pekan lalu keberatan dengan latihan perang tersebut, dengan mengatakan, "Ini bukan waktunya untuk meningkatkan aktivitas dan ketegangan militer dalam konteks apa yang terjadi dengan dan di Ukraina. Fakta bahwa mereka memilih untuk melakukannya di perbatasan barat, adalah sesuatu yang menurut kami tidak diterima."
Kedutaan Rusia di Irlandia pada Sabtu (29/1) kemarin mengunggah surat di Facebook dari Duta Besar Yuriy Filatov, yang menyebut bahwa latihan itu akan dipindahkan ke luar zona ekonomi Irlandia "dengan tujuan untuk tidak menghalangi kegiatan penangkapan ikan".
Keputusan itu merupakan konsesi yang langka di tengah meningkatnya ketegangan di sekitar Rusia, pasca Moskow mengerahkan sekitar 100.000 tentara di dekat perbatasan dengan Ukraina.
Rusia menuntut NATO berjanji untuk tidak pernah mengizinkan Ukraina bergabung dengan aliansi, menghentikan penyebaran senjata NATO di dekat perbatasan Rusia, dan mundur pasukannya dari Eropa Timur.
AS dan NATO secara resmi menolak tuntutan itu pekan lalu, meskipun Washington menguraikan area di mana diskusi mungkin dilakukan, menawarkan harapan mungkin ada cara untuk menghindari perang.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Rusia Latihan Angkatan Laut Perairan Irlandia

























