Sabtu, 20/04/2024 06:07 WIB

Palestina Perpanjang Masa Darurat Covid-19

langkah itu dilakukan ketika wilayah Palestina melihat lonjakan infeksi virus dalam beberapa hari terakhir.

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas memimpin pertemuan kepemimpinan di markas besarnya di kota Ramallah, Tepi Barat, Selasa. (Foto: AP)

Jakarta, Jurnas.com - Presiden Palestina Mahmoud Abbas memperpanjang keadaan darurat selama 30 hari untuk membendung penyebaran pandemi virus corona baru atau covid-19.

Dilansir Middleeast, Senin (06/07), langkah itu dilakukan ketika wilayah Palestina melihat lonjakan infeksi virus dalam beberapa hari terakhir.

"Otoritas terkait akan terus mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menghadapi bahaya yang diakibatkan oleh virus corona, melindungi kesehatan masyarakat dan mencapai keamanan dan stabilitas," demikian bunyi dekrit yang dikeluarkan oleh Abbas.

Abbas menyatakan keadaan darurat di wilayah Palestina untuk pertama kalinya pada 3 Maret untuk memerangi wabah tersebut.

Otoritas Palestina sejauh ini mengkonfirmasi 4.250 infeksi virus, termasuk 17 kematian.

KEYWORD :

Pemerintah Palestina Pandemi Covid-19




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :