Minggu, 17/11/2019 05:07 WIB

Kementan Janji Kirim Tim Khusus Bangun Pertanian Konawe

Kementan dengan mitra sudah berhasil menghimpun dana bantuan sebesar Rp12 miliar.

Menteri Pertaniam (Mentan) Andi Amran Silaiaman melepas bantuan total 65 truk, berupa 1 truk benih padi dan 64 truk bantuan bahan pokok di Markas Komando Resort Militer 143/Halu Oleo, Kamis (13/6).

Konawe Utara, Jurnas.com - Menteri Pertanian (Mantan) menjamin akan membangun kembali lahan pertanian dan peternakan warga korban banjir Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Demikiam disampaikan Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman saat mengunjungi lokasi bencana banjir bandang sekaligus memastikan bantuan bagi korban terdistribusi dengan baik dan tepat sasaran, Kamis (13/6).

"Kementan dengan mitra sudah berhasil menghimpun dana bantuan sebesar Rp12 miliar. Sawah yang tenggelam ada sekitar 600 hektare insyaallah kami ganti dengan bibit dan pupuk gratis. Kami akan bangun lagi dengan bantuan traktor roda dua dan roda empat," ujar Amran.

Amran berjanji akan mengirim tim khusus untuk membangun sawah dan lahan pertanian yang terkena dampak banjir bandang, segera setelah air surut.

"Kalau airnya sudah surut kami langsung bergerak membangun sawah dan lahan pertanian, agar petani langsung kembali mengolah sawah dan lahan pertanian. Kami meminta tim Kementan dan daerah bergerak cepat karena alat mesin, bibit dan pupuk telah tiba di Kendari," imbuh Amran.

Begitupula dengan ternak yang terkena dampak atau bahkan hanyut terbawa arus banjir.

"Sebelum bencana banjir kita sudah bantu ternak yaitu ayam sebanyak 46 ribu ekor ayam, dan kambing. Nanti akan kami tambah lagi bantuan ayam dan kambing," tutur Amran.

Meskipun kondisi pertanian di Sulawesi Tenggara sedang terdampak bencana, Amran meminta masyarakat tidak khawatir dan senantiasa menjaga kesehatan. Karena pangan, air bersih, obat-obatan, listrik dan kebutuhan lainnya saat ini sudah mulai tersedia menyusul bantuan yang sudah mulai masuk.

TAGS : Bantuan Pertanian Banjir Bandang Andi Amran Sulaiman Sulawesi Tenggara




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :