Minggu, 08/12/2019 02:48 WIB

Trump Tunjuk David Malpass Urusi Bank Dunia

Malpass adalah seorang loyalis Trump dan kritik terhadap lembaga-lembaga multilateral yang telah berjanji untuk mengejar reformasi

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Foto: AP)

Washington, Jurnas.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan, Bank Dunia harus David Malpass. Malpass merupakan Wakil menteri urusan internasional di Departemen Keuangan AS.

Malpass adalah seorang loyalis Trump dan kritik terhadap lembaga-lembaga multilateral yang telah berjanji untuk mengejar reformasi "pro-pertumbuhan pada pemberi pinjaman global.

Baru-baru ini, Malpass terlibat dalam negosiasi perdagangan AS-China, telah menjadi kritikus tajam terhadap Bank Dunia, terutama atas pinjamannya ke China, yang menurutnya memiliki sumber daya yang cukup sendiri.

Di Gedung Putih pada Rabu, Malpass mengatakan akan berusaha mengimplementasikan reformasi yang disetujui tahun lalu setelah negosiasi untuk meningkatkan modal pinjaman bank sebesar USD13 miliar, seperti membatasi pinjaman ke dan mengenakan bunga yang lebih tinggi ke negara-negara berpenghasilan tinggi seperti China.

"Saya sangat optimis bahwa kita dapat mencapai terobosan untuk menciptakan pertumbuhan di luar negeri yang akan membantu kita memerangi kemiskinan ekstrem dan meningkatkan peluang ekonomi di negara berkembang," kata Malpass.

Ia menambahkan bahwa tujuan utama Bank Dunia adalah untuk memastikan bahwa perempuan mencapai partisipasi penuh di negara berkembang.

Malpass berharap dapat bekerja dengan putri Trump dan penasihat senior Ivanka pada inisiatif pembangunan dan kemakmuran global perempuannya.

Jika pencalonannya disetujui, Malpass akan menggantikan Jim Yong Kim, yang mengundurkan diri pada Januari, tiga tahun sebelum masa jabatannya ditetapkan berakhir di tengah perbedaan dengan administrasi Trump mengenai perubahan iklim dan sumber daya pembangunan.

Kepergian Kim, yang pertama kali ditunjuk mantan Presiden AS Barack Obama pada 2012, kemungkinan akan menjadi pertarungan sengit antara pemerintahan Trump dan negara-negara lain yang percaya AS memberikan terlalu banyak pengaruh terhadap bank, yang berbasis di Washington, DC.

TAGS : Amerika Serikat David Malpass Bank Dunia




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :