Sabtu, 18/08/2018 02:11 WIB

Kemenkop UKM Dorong UKM Kader Ansor agar Lebih Besar

Untuk membuat skala usaha menjadi besar sehingga menentukan ketertarikan dan loyalitas konsumen pada sebuah produk juga diperlukan citra yang baik dari wirausahawan

Ketua Umum PP GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas memberi sambutan pembukaan pameran Fair 2018, di Green Pramuka Square, Minggu (22/4).

Jakarta - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah akan memfasilitasi dan mendampingi usaha kecil menengah yang dijalankan anggota dan kader Gerakan Pemuda Ansor di seluruh Indonesia sebagai langkah pengembangan kewirausahaan.

"Hal ini untuk mendorong usaha kecil menengah yang dimiliki anggota dan kader GP Ansor mampu tumbuh menjadi usaha yang berkelanjutan dengan skala yang lebih besar (scalling up). Kita akan dorong. Dengan demikian diharapkan akan turut mendukung perekonomian nasional," kata Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Agus Muharam, usai membuka acara Ansor Fair 2018, di Green Pramuka Square, Minggu (22/4).

Agus menambahkan, untuk membuat skala usaha menjadi besar sehingga menentukan ketertarikan dan loyalitas konsumen pada sebuah produk juga diperlukan citra yang baik dari wirausahawan.

Di samping itu, jelas Agus, pihaknya juga mendorong pelaku UMKM dari kader GP Ansor untuk memasarkan produk dengan memanfaatkan e-commerce di era serba digital saat ini.

"Saat ini era digital. Pemasaran atau bisnis harus juga dilakukan secara online. Dengan begitu, pemasaran bisa dapat menjangkau lebih luas dan banyak pasar," jelas Agus.

Menurut dia, hal ini sejalan dengan perkembangan industri 4.0 yang serba digital. Pelaku usaha harus bersiap untuk memasuki era digital ini, salah satunya untuk memasarkan produknya.

"Kami juga menawarkan pelatihan untuk belajar e-commerce. Ada ruang kelas di sana dan disiapkan pelatihannya. Anggota GP Ansor bisa ikut pelatihan di sana (di Kemenkop dan UKM)," ujarnya.

Soal kebutuhan modal, pihaknya juga memberikan fasilitas pinjaman koperasi bagi pelaku UMKM.

"Itu bisa di Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kemenkop dan UKM, difasilitasi untuk koperasi bisa pinjaman modal dengan bunga 7 persen. Untuk pelaku usaha sudah berbadan hukum bisa pinjam modal dengan bunga 4,5 persen," urainya.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Qoumas menyambut baik dukungan dari Kemenkop UKM. Dia mengakui salah satu kendala UMKM adalah pemasaran.

"Modal mungkin bisa diatasi, karena pemerintah atau Kemenkop, dunia perbankan dapat memberi akses cukup di permodalan. Tapi di pemasaran kita punya banyak kendala," kata Gus Yaqut, sapaan akrabnya.

Oleh sebab itu, jelas dia, di kegiatan Ansor Fair ini pihaknya mennggandeng sponsor perusahaan besar yang diharapkan bisa mendorong pemasaran bagi produk-produk UMKM GP Ansor di daerah.

"Di acara ini kita juga akan diajarkan bagaimana berbisnis yang benar melalui acara coaching bisnis, sehingga modal nggak habis buat beli rokok dan beras, tapi modal bisa diputar," terangnya, di sela mendamping Sekmenkop meninjau Ansor Fair.

Ansor Fair 2018 adalah satu bagian dari peringatan Hari Lahir ke-84 Gerakan Pemuda Ansor berupa pameran UMKM. Sebanyak 30 UMKM GP Pemuda Ansor dari seluruh Indonesia memamerkan 83 produk unggulan selama 3 hari, mulai 22 -24 April 2018 di Green Pramuka Square, Jakarta

TAGS : GP Ansor UMKM Yaqut Cholil Qoumas Kemenkop




TERPOPULER :