https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Gus Jazil: Aspirasi Kita Didengar Dan Direspon Langsung oleh Presiden Joko Widodo

Rizki Ramadhan | Rabu, 08/07/2020 22:15 WIB



Dari pesantren lahir sumber daya-sumber daya manusia yang unggul, baik secara intelektual maupun spiritual Pertemuan Pimpinan MPR dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, (08/07)

Bogor, Jurnas.com - Saat mengunjungi Pondok Pesantren Raudhatul Muta’allimin dan Pondok Pesantren Al Ittihad, yang keduanya berlokasi di Cianjur, Jawa Barat, beberapa waktu yang lalu, Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid berkeluh kesah mengenai adanya pondok pesantren yang belum memiliki fasilitas memadai untuk mencegah penularan Covid-19.

Dirinya menyayangkan fasilitas pencegahan penularan Covid-19 belum ada di banyak pondok pesantren sebab fasilitas kesehatan di pondok pesantren menurutnya penting sebab di tempat itulah generasi muda bangsa ini dididik dan menuntut ilmu.

“Dari pesantren lahir sumber daya-sumber daya manusia yang unggul, baik secara intelektual maupun spiritual, contohnya, dari Raudhatul Muta`allimin muncul tokoh-tokoh berpengaruh bagi Cianjur,” katanya.

Baca juga :
Menag: Tak Cukup Regulasi, Cegah Kekerasan Seksual Perlu Perubahan Budaya

Dirinya mengajak membayangkan bagaimana kalau proses pendidikan di pesantren terhenti karena terkena dampak pandemi Covid-19.

Kementerian terkait, Kementerian Agama, menurut Jazilul Fawaid diakui belum menunjukan keseriusan dalam ikut mengatasi masalah yang menimpa pesantren-pesantren yang seperti dipaparkan di atas. “Khususnya yang berada di daerah-daerah seperti Cianjur,” ujarnya.

Baca juga :
Lestari Moerdijat: Bangun Ekosistem Literasi dengan Langkah Nyata

Disampaikan, melihat anggaran yang ada, disebut kementerian itu sepertinya tak ada niatan untuk membantu dunia pendidikan pesantren.

Jazilul Fawaid meminta Kementerian Agama serius dalam memberikan perhatiannya kepada pondok pesantren. “Khususnya di tengah pandemi seperti saat ini,” ujarnya.

Baca juga :
MPR Dorong Nasionalisme Generasi Muda Lewat LKBB-PB NTB 2026 di Mataram

Bagi pria yang akrab dipanggil Gus Jazil itu, lembaga pendidikan khas Indonesia itu sudah terbukti menjadi sarana belajar agama dan ilmu pengetahuan berbagai lapisan masyarakat sehingga sudah seharusnya pesantren lebih mendapatkan dukungan dari pemerintah.

"Ini yang harus jadi fokus pemerintah, pesantren saat ini tidak punya akses anggaran, jangan biarkan hidupnya seperti rumput alang-alang,” tambahnya.

Keluh kesah Jazilul Fawaid akhirnya sirna setelah Presiden Joko Widodo memberi anggaran kepada pesantren senilai Rp 2,6 triliun. “Saya bergembira dan bersyukur, akhirnya aspirasi kita untuk memperjuangkan pondok pesantren mendapat bantuan fasilitas kesehatan didengar dan direspon oleh Presiden Joko Widodo,” ujarnya.

Anggaran sebesar itu menurutnya disampaikan sendiri oleh Joko Widodo saat Rapat Konsultasi Pimpinan MPR dengan Presiden di Istana Bogor, Kota Bogor, Jawa Barat, 8 Juli 2020.

Bantuan yang akan diberikan, menurut Jazilul Fawaid selanjutnya akan diatur dan ditangani oleh Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian PUPR. “Pak Presiden juga menyampaikan kualifikasi dan syarat teknisnya,” ungkapnya.

Dirinya berharap ketiga kementerian itu bisa merealisasikan apa yang menjadi keinginan masyarakat dalam hal ini pengelola pesantren sesuai dengan instruksi dan arahan Presiden.

Dituturkan, Joko Widodo, menyiapkan anggaran senilai Rp 2,6 triliun untuk membantu fasilitas kesehatan sebagai langkah pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di pesantren.

Bantuan tersebut disambut Jazilul Fawaid dengan mengucapkan, "Alhamdulillah kita patut bersyukur kepada Allah SWT”. “Kekhawatiran sejumlah pesantren soal anggaran kesehatan sudah dijawab Pak Joko Widodo,” tambahnya.

Jazilul Fawaid mengungkapkan, dalam Rapat Konsultasi, Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa saat ini betapa sulit dan dilemanya menggerakan sektor ekonomi, industri, pendidikan secara serempak di tengah masa pandemi.

Meski demikian menurutnya, Presiden Joko Widodo tidak patah arang dan tetap optimis Indonesia dapat mengatasi dampak pandemi. “Optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih baik dibanding USA dan beberapa negara Eropa dan Asia,” ujarnya. “Pun demikian Beliau juga optimis sistem pendidikan akan berjalan sesuai dengan keinginan kita bersama,” tambahnya.

Untuk itu dirinya mengingatkan masyarakat untuk tetap bahagia dalam menjalankan aktivitas sembari tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker dan cuci tangan. "Bagi yang bertani, bertanilah dengan penuh semangat, jangan sampai stres akibat corona. Percayalah, kalau petani kita makmur, makmur juga bangsa Indonesia,” tegasnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Jazilul Fawaid Pesantren Anggaran

Terkini | Jum'at, 17/07/2026 17:44 WIB

News

Legislator NasDem Sebut KemenP2MI Sigap Tangani Aduan Pekerja Migran

News

China-Pakistan Serukan Iran dan AS untuk Menghentikan Permusuhan

News

Korupsi Febrie Adriansyah, Polisi Serahkan Tersangka dan Barbuk ke Kejagung

News

Berantas Rokok Ilegal Lebih Efektif Ketimbang Tambah Beban Pajak

News

Kejagung Periksa Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sebagai Tersangka

News

Trump Kesal Dikritik Netanyahu Soal Penjualan F-35 ke Turkiye

Humanika

Ini 6 Amalan yang Bisa Menerangi Gelapnya Alam Kubur Kamu Kelak

News

Puji Sistem Digital Inkop TKBM, Wamenaker Ingatkan Pentingnya Prioritas K3

News

Komisi IX Apresiasi Kinerja KemenP2MI, Dorong Penguatan Pemberantasan TPPO

News

Legislator PKB Desak Pertamina Segera Normalisasi Distribusi BBM di Sumut

News

DPR Soroti Selisih Harga BBM yang Picu Penyalahgunaan Subsidi

News

Baleg DPR Dorong RUU Masyarakat Adat Beri Kepastian Hukum Berkeadilan

News

KPK Cecar Anggota BPK Bobby Terkait Pengaturan Audit Muara Enim

News

KPK Selesaikan Laporan Amplop Raja Juli, Penyidikan Kasus Tetap Jalan

Gaya Hidup

Bahaya Asap Kebakaran Hutan, Bisa Rusak Paru-paru, Jantung hingga Otak

Olahraga

Ternyata Ini Alasan Ada Perebutan Peringkat Tiga Piala Dunia

News

Mentrans Instruksikan Telusuri Tumpang Tindih Lahan Transmigrasi-HGU Sawit

Gaya Hidup

Jangan Langsung Dibuang, Kulit Buah Naga Ternyata Punya Khasiat Rahasia

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777