https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Statistik Head to Head Inggris vs Prancis

Vaza Diva | Jum'at, 17/07/2026 04:04 WIB



Dua raksasa sepak bola Eropa yang terluka, Inggris dan Prancis, harus melupakan mimpi mereka untuk mengangkat trofi emas. Penyerang tim nasional Inggris, Harry Kane (Foto: talkSPORT)

Jakarta, Jurnas.com - Dua raksasa sepak bola Eropa yang terluka, Inggris dan Prancis, harus melupakan mimpi mereka untuk mengangkat trofi emas dan kini bersiap melakoni partai pelipur lara demi harga diri.

Kedua tim dijadwalkan bertarung sengit dalam perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 pada Minggu (19/7) dini hari WIB di Stadion Hard Rock, Miami Gardens, Florida, Amerika Serikat.

Laga bertajuk Bronze Final ini mempertemukan dua tim bertabur bintang yang sama-sama tersingkir secara dramatis di babak semifinal, di mana skuad Inggris asuhan Thomas Tuchel dihentikan oleh Argentina.

Baca juga :
Duh, FA Tetap Pertahankan Thomas Tuchel di Timnas Inggris

Sementara Prancis di bawah arahan Didier Deschamps harus mengakui keunggulan Spanyol. Meskipun laga ini tidak memperebutkan mahkota tertinggi, perseteruan klasik yang kerap disebut "Derbi Selat Channel" ini selalu menyajikan tensi tinggi.

Berdasarkan catatan sejarah resmi, kedua negara telah bertemu sebanyak 32 kali di semua kompetisi.

Baca juga :
Daftar Lima Pemain Termahal di Piala Dunia 2026

Secara kumulatif historis, Inggris memang masih memimpin dengan mengemas 17 kemenangan, berbanding 10 kemenangan milik Prancis, sedangkan lima laga lainnya berakhir dengan skor imbang.

Namun, dominasi Inggris tersebut sebagian besar tercipta pada paruh pertama abad ke-20, sementara di era modern peta kekuatan telah bergeser secara signifikan karena Prancis sukses memenangkan tiga dari lima pertemuan terakhir mereka.

Baca juga :
Gugur di Semifinal, Berapa Nilai Skuad Timnas Prancis?

Di panggung terbesar Piala Dunia, duel di Miami nanti akan menjadi pertemuan keempat sepanjang sejarah kedua tim. Pada dua pertemuan awal di babak penyisihan grup edisi 1966 dan 1982, Inggris sukses keluar sebagai pemenang.

Kendati demikian, Prancis berhasil membalasnya pada pertempuran terakhir mereka di babak perempat final Piala Dunia 2022 di Qatar.

Kala itu, gol dari Aurelien Tchouameni dan Olivier Giroud sukses mengubur impian Tiga Singa, yang juga diwarnai tragedi kegagalan penalti krusial dari kapten Harry Kane di menit-menit akhir pertandingan.

Menatap laga perebutan medali perunggu ini, kedua tim membawa modal performa yang cukup kontras sepanjang turnamen.

Prancis tampil sangat produktif dengan sokongan bintang utama mereka, Kylian Mbappe, yang memimpin lini serang lewat torehan delapan gol sebelum akhirnya diredam oleh pertahanan rapat Spanyol di semifinal.

Di kubu seberang, perjalanan Inggris di bawah asuhan Tuchel penuh dengan perjuangan emosional, termasuk kemenangan tipis atas Norwegia berkat aksi gemilang Jude Bellingham, sebelum akhirnya mereka harus mengakui ketangguhan Argentina secara dramatis.

Dengan gengsi besar yang tetap dipertaruhkan, duel di Stadion Hard Rock diprediksi akan menyajikan permainan yang lebih terbuka dibandingkan partai final.

Laga ini juga diperkirakan menjadi kesempatan bagi kedua pelatih untuk melakukan rotasi pemain demi menyegarkan skuad pasca-semifinal yang melelahkan, sekaligus memberikan panggung bagi para pemain pelapis untuk membuktikan kualitas mereka di akhir turnamen.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Sepakbola Dunia Piala Dunia 2026 Timnas Inggris Timnas Prancis

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777