https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mengapa Ikan Laut Dalam Seperti Anglerfish Mirip Monster? Ini Penjelasannya!

Agus Mughni | Kamis, 20/02/2025 22:10 WIB



Ikan-ikan ini bukan hanya sekadar makhluk dengan penampilan aneh, tetapi mereka adalah hasil dari jutaan tahun evolusi untuk bertahan hidup di salah satu lingkungan paling ekstrem di bumi. Gambar ikan laut dalam seperti anglerfish mirip mnster beserta beberapa penjelasan ilmiahnya (Foto: Merdeka)

Jakarta, Jurnas.com - Pernahkah Anda membayangkan ada makhluk aneh yang tinggal jauh di bawah permukaan laut, di mana cahaya hampir tidak ada, tekanan sangat tinggi, dan suhu begitu dingin? Ikan laut dalam seperti anglerfish atau ikan pemancing, yang terkenal dengan bentuknya yang menyeramkan, adalah contoh sempurna dari keajaiban alam yang tampak seperti monster dari dunia asing.

Ikan-ikan ini bukan hanya sekadar makhluk dengan penampilan aneh, tetapi mereka adalah hasil dari jutaan tahun evolusi untuk bertahan hidup di salah satu lingkungan paling ekstrem di bumi.

Lingkungan Ekstrem Laut Dalam

Laut dalam, yang dimulai pada kedalaman sekitar 200 meter dari permukaan, adalah dunia yang sangat keras. Lingkungan ini sangat berbeda dengan dunia yang kita kenal. Suhu rata-rata air laut di kedalaman ini hanya sekitar 4 derajat Celcius—sangat dingin—dan hampir tidak ada cahaya alami yang dapat menembus. Dengan ketersediaan makanan yang terbatas, hidup di sini tidaklah mudah.

Baca juga :
Enggak Nyangka! Ternyata Begini BTS Primitive Building yang Sebenarnya

Mary McCarthy, ahli biologi ikan dari Monterey Bay Aquarium, menjelaskan bahwa laut dalam adalah "tempat yang sangat keras untuk mencari kehidupan". Untuk bertahan hidup, banyak makhluk laut dalam mengembangkan fitur unik yang memberi mereka keuntungan besar.

Penyesuaian Unik Ikan Laut Dalam

Untuk bertahan di lingkungan yang keras ini, ikan laut dalam telah mengembangkan adaptasi khusus. Salah satu adaptasi yang paling mencolok adalah gigi yang besar dan tajam. Misalnya, ikan viper Sloane, dengan gigi transparan yang bisa menyembunyikan senjatanya dari mangsa sampai terlambat. Ada juga ikan belut pelikan dengan mulut yang bisa meregang besar, memungkinkannya menelan ikan yang lebih besar.

Baca juga :
Tak Terima Ditegur Merokok di Jalan, Pemotor Ngamuk dan Rendahkan Ojol

Namun, adaptasi paling menonjol adalah kemampuan beberapa ikan untuk menghasilkan cahaya sendiri, atau bioluminescence. Salah satu contoh paling terkenal adalah anglerfish betina yang memanfaatkan cahaya pada antena di kepalanya untuk menarik mangsa. Cahaya ini seperti umpan yang memikat makhluk kecil yang tertarik pada cahaya, namun akhirnya menjadi makanan bagi anglerfish.

Bioluminesensi: Senjata Rahasia di Laut Dalam

Sekitar 75% ikan laut dalam memiliki kemampuan bioluminesensi. Penelitian yang diterbitkan di jurnal Nature pada 2017 mengungkapkan bahwa bioluminesensi sangat penting dalam kehidupan laut dalam. Cahaya ini tidak hanya digunakan untuk menarik mangsa, tetapi juga sebagai cara untuk bersembunyi dari predator.

Baca juga :
Penumpang Diduga Masturbasi di Bus Transjakarta, Pelaku Diamankan

Beberapa ikan, seperti hatchetfish raksasa, bahkan dapat mengubah intensitas cahaya yang mereka pancarkan, membuat mereka hampir tidak terlihat oleh musuh. Ini adalah adaptasi luar biasa yang membantu mereka bertahan hidup di habitat yang penuh bahaya.

Blobfish: Si "Makhluk Paling Jelek" di Dunia

Di laut dalam, ada pula ikan seperti blobfish yang memiliki penampilan yang sangat tidak biasa. Ikan ini hidup di kedalaman 600 hingga 1.200 meter, tempat tekanan air bisa lebih dari 100 kali lipat dari tekanan di permukaan. Untuk bertahan hidup di kedalaman yang penuh tekanan ini, tubuh blobfish sangat lembek dan tanpa kerangka keras. Ketika dibawa ke permukaan, tubuh mereka menyusut dan berubah menjadi seperti agar-agar dengan wajah berkerut, memberi mereka julukan "hewan paling jelek di dunia".

Mengapa Penampilan Mereka Terlihat Menyeramkan?

Cahaya yang menyala dalam gelap, gigi yang tajam dan transparan, serta tubuh yang lembek—semua ciri khas ikan laut dalam seolah menyerupai monster. Namun, hal ini sebenarnya merupakan hasil dari adaptasi mereka terhadap tekanan dan kondisi ekstrem di kedalaman laut. Misalnya, ikan blobfish (Psychrolutes marcidus) hidup di kedalaman 600 hingga 1.200 meter, di mana tekanan air lebih dari 100 kali lipat tekanan di permukaan. Untuk bertahan hidup, ikan ini mengembangkan tubuh yang sangat lembek tanpa kerangka keras, menjadikannya tampak seperti makhluk agar-agar dengan wajah berkerut.

Meskipun penampilan ikan laut dalam sering terlihat menyeramkan, sebenarnya mereka adalah produk dari adaptasi luar biasa terhadap kondisi lingkungan yang ekstrem. Laut dalam menutupi lebih dari 70% planet ini, dan kehidupan di sana sangat normal bagi makhluk-makhluk yang telah beradaptasi dengan kondisi yang hampir tak dapat dibayangkan.

Sebagai manusia, kita mungkin merasa aneh dengan penampilan ikan-ikan ini, tapi sebenarnya mereka hidup di dunia yang jauh berbeda dari kita. McCarthy menyatakan, "Laut dalam adalah kebalikan dari apa yang biasa kita alami—gelap, dingin, dan rendah oksigen. Namun bagi mereka, ini adalah lingkungan normal." (*)

Sumber: Live Science, Nature Journal, Monterey Bay Aquarium Research Institute, National Geographic Indonesia

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Ikan Laut Dalam Ikan Anglerfish Viral Ikan Penghuni laut dalam Black Seadevil

Terkini | Senin, 11/05/2026 22:11 WIB

Info Desa

Tingkatkan Literasi Karantina Kepala Desa, Kemendes Bakal Gandeng Barantin

News

MUI Minta Ortu Aktif Awasi Perkembangan Anak di Pesantren

Info Desa

Mendes Harap Rekomendasi Munas Papdesi Sukseskan Program Prioritas Presiden

News

Pendaftaran SMMPTN-Barat 2026 Dibuka, Daya Tampung hingga 20 Ribu

News

AMPC 2026, Dua Atlet Indonesia Bidik Medali Emas

News

Apresiasi Bareskrim, Rudianto Lallo: Bongkar Sindikat Judol Internasional

Warta MPR

Lestari Moerdijat: Masalah Guru Jangan Dipahami Hanya Administratif Semata

News

Wamendagri Sebut 11 OTT Kepala Daerah Jadi Alarm Pemberantasan Korupsi

News

Plt Wali Kota Madiun Bungkam Usai Diperiksa 10 Jam Terkait Kasus Maidi

News

Legislator Golkar: RUU Pemilu Tetap Harus Jadi Inisiatif DPR

News

Komisi X DPR Desak Evaluasi Total PSSI Usai Rentetan Kerusuhan Suporter

News

Kang Dedi Imbau Bobotoh Tak Euforia Berlebih Usai Persib Menang

News

LPSK Sosialisasikan Restitusi untuk Korban Kekerasan di Daycare Yogyakarta

Warta MPR

Akbar Supratman: Evaluasi LCC Empat Pilar 2026 Provinsi Kalimantan Barat

News

KPK Luncurkan Panduan Pendidikan Antikorupsi di Sekolah

News

Ratusan PKL dan Bangunan Ormas di Jati Pinggir Bakal Ditertibkan

News

Nadiem Sebut Pembentukan Tim Shadow Kemendikbudristek Disetujui Presiden

Polisi Bongkar Penadahan Ribuan Sepeda Motor di Jakarta Selatan

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777