https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Sering Dianggap Sepele, Gigi Berlubang Ternyata Bisa Menyebabkan Kematian

Agus Mughni | Minggu, 16/02/2025 16:05 WIB



Gigi berlubang sering dianggap sepele, padahal jika dibiarkan, masalah ini bisa berujung pada kematian Ilustrasi - Pemeriksaaan gigi berlubang (Foto: Pexels/cottonbro studio)

Jakarta, Jurnas.com - Gigi berlubang sering dianggap sepele, padahal jika dibiarkan, masalah ini bisa berujung pada kematian. Kasus tragis yang diungkapkan oleh salah satu pengguna TikTok tentang suaminya yang meninggal akibat komplikasi gigi berlubang belakangan ini viral di media sosial.

Mengutip Healthline infeksi gigi terjadi ketika bakteri masuk ke dalam lapisan terdalam gigi, yang disebut pulp, yang mengandung saraf dan pembuluh darah. Infeksi ini bisa muncul akibat gigi berlubang, cedera, atau bahkan prosedur kedokteran gigi yang tidak sempurna.

Ketika infeksi tidak ditangani, bakteri dapat menyebar ke jaringan tubuh lainnya dalam waktu beberapa minggu hingga bulan. Jika tidak ada penanganan yang tepat, infeksi bisa menyebabkan komplikasi fatal, seperti sepsis, yang bisa merusak organ vital atau bahkan berujung pada kematian.

Baca juga :
Mengenal Kardiomiopati, Penyakit Jantung yang Jarang Diketahui

Mengutip Dentistry iQ, pada tahun 2022, mantan pemain NFL Mike Williams meninggal dunia akibat infeksi yang berasal dari gigi berlubang. Infeksi ini menyebabkan sepsis bakteri, sebuah kondisi yang mengancam jiwa ketika bakteri menyebar ke seluruh tubuh, menunjukkan betapa seriusnya risiko masalah gigi yang tidak diobati.

Menurut data WHO, lebih dari dua miliar orang di dunia mengalami karies gigi yang tidak ditangani. Masalah ini sering kali tidak disadari hingga berkembang menjadi infeksi yang serius, yang bisa memicu komplikasi kesehatan lain yang berbahaya.

Baca juga :
Rusia Bantah Tudingan soal Racun Katak dalam Kematian Navalny

Bahkan, sekitar 514 juta anak-anak mengalami masalah serupa pada gigi susu mereka. Fakta ini mengungkapkan betapa banyaknya orang yang mengabaikan masalah gigi, padahal dampaknya bisa sangat merugikan.

Penting untuk diingat, jika gigi berlubang atau karies gigi dibiarkan tanpa perawatan, bisa memicu berbagai gangguan kesehatan serius, seperti infeksi gusi, abses, hingga komplikasi yang lebih fatal, bahkan kematian. Penanganan sejak dini sangat diperlukan untuk mencegah masalah ini semakin parah.

Baca juga :
Inggris Pertimbangkan Tambahan Sanksi ke Rusia usai Temuan Racun Navalny

Meski kasus ini jarang terjadi, penting untuk waspada terhadap gejala-gejala infeksi yang bisa timbul. Rasa sakit yang hebat, pembengkakan, dan demam tinggi adalah tanda-tanda bahwa infeksi sudah mulai menyebar dan perlu segera mendapatkan perawatan medis.

Pencegahan adalah langkah terbaik untuk menghindari masalah gigi yang parah. Dengan menyikat gigi secara teratur, mengurangi konsumsi makanan manis, dan rutin memeriksakan gigi, kita bisa mencegah kerusakan yang lebih besar.

Jika sudah terlanjur mengalami gigi berlubang, segera tangani agar masalah tidak semakin buruk. Penanganan dini bisa mencegah infeksi menyebar dan membantu menghindari prosedur yang lebih rumit di masa depan.

Jangan menunggu hingga rasa sakit datang atau masalah gigi semakin parah. Segera temui dokter gigi untuk penanganan yang tepat dan jaga kesehatan gigi Anda dengan baik agar terhindar dari risiko yang lebih besar.

Dengan demikian, gigi berlubang bukan hanya masalah penampilan, tapi juga berkaitan langsung dengan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Merawat gigi dengan baik sejak dini bisa menyelamatkan hidup Anda dan mencegah masalah kesehatan yang lebih berat di kemudian hari.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Gigi Berlubang Kematian Infeksi Gigi Komplikasi gigi berlubang

Terkini | Selasa, 12/05/2026 00:00 WIB

Info Desa

Tingkatkan Literasi Karantina Kepala Desa, Kemendes Bakal Gandeng Barantin

News

MUI Minta Ortu Aktif Awasi Perkembangan Anak di Pesantren

Info Desa

Mendes Harap Rekomendasi Munas Papdesi Sukseskan Program Prioritas Presiden

News

Pendaftaran SMMPTN-Barat 2026 Dibuka, Daya Tampung hingga 20 Ribu

News

AMPC 2026, Dua Atlet Indonesia Bidik Medali Emas

News

Apresiasi Bareskrim, Rudianto Lallo: Bongkar Sindikat Judol Internasional

Warta MPR

Lestari Moerdijat: Masalah Guru Jangan Dipahami Hanya Administratif Semata

News

Wamendagri Sebut 11 OTT Kepala Daerah Jadi Alarm Pemberantasan Korupsi

News

Plt Wali Kota Madiun Bungkam Usai Diperiksa 10 Jam Terkait Kasus Maidi

News

Legislator Golkar: RUU Pemilu Tetap Harus Jadi Inisiatif DPR

News

Komisi X DPR Desak Evaluasi Total PSSI Usai Rentetan Kerusuhan Suporter

News

Kang Dedi Imbau Bobotoh Tak Euforia Berlebih Usai Persib Menang

News

LPSK Sosialisasikan Restitusi untuk Korban Kekerasan di Daycare Yogyakarta

Warta MPR

Akbar Supratman: Evaluasi LCC Empat Pilar 2026 Provinsi Kalimantan Barat

News

KPK Luncurkan Panduan Pendidikan Antikorupsi di Sekolah

News

Ratusan PKL dan Bangunan Ormas di Jati Pinggir Bakal Ditertibkan

News

Nadiem Sebut Pembentukan Tim Shadow Kemendikbudristek Disetujui Presiden

Polisi Bongkar Penadahan Ribuan Sepeda Motor di Jakarta Selatan

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777