https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pemerintah Matangkan Skema Pendidikan Gratis PAUD hingga Perguruan Tinggi

Redaksi | Kamis, 15/10/2026 08:05 WIB



Menko PMK) Sugiono finalisasi skema kebijakan pendidikan gratis, mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga perguruan tinggi.
Presiden Prabowo Subianto usai memberikan arahan kepada siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6/2026) (Foto: Kemensos)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono finalisasi skema kebijakan pendidikan gratis, mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga perguruan tinggi.

Hal ini menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto guna memberikan akses pendidikan seluas-luasnya kepada masyarakat.

Hal tersebut dibahas dalam rapat tingkat menteri bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Menteri Agama Nasaruddin Umar di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, pada Rabu, 14 Oktober 2026 di kantor Kemenko PMK.

Baca juga :
Pemerintah Matangkan Skema Pendidikan Gratis, Bahas Biaya Pesantren-UKT

Menajamkan arah kebijakan agar menjadi solusi yang tepat sasaran, Menko PMK merumuskan perluasan akses pendidikan ini ke dalam tiga klaster utama. Konsep besar ini dirancang tidak hanya untuk membebaskan biaya di sekolah negeri secara bertahap, tetapi juga merespons putusan Mahkamah Konstitusi guna memperluas jangkauan akses bagi peserta didik di sekolah swasta dan lembaga pendidikan keagamaan. Di samping itu, pemerintah turut mematangkan afirmasi khusus bagi pemenuhan hak belajar anak-anak di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Pendidikan gratis ini adalah wujud komitmen kita untuk memberikan keadilan dan kesempatan yang sama bagi seluruh anak bangsa. Agar tidak ada lagi anak yang tidak sekolah karena hambatan ekonomi, apalagi karena jauh dari jangkauan tempat tinggal,” tegas Menko PMK Sugiono.

Baca juga :
Komisi X: Pendidikan Gratis Harus Berpihak pada Keluarga Kurang Mampu

Dalam upaya menyusun peta jalan pelaksanaan yang matang, Menko PMK mendorong seluruh jajaran terkait untuk segera menyinkronkan regulasi dan memperbarui tata kelola data penerima. Hal ini mutlak dilakukan agar kriteria sasaran menjadi jelas dan penyaluran program ke depan berjalan akurat dan tepat sasaran.

Lebih lanjut, di samping perluasan akses bagi peserta didik, Menko PMK memberikan penekanan khusus kepada tenaga pendidik. Ia menegaskan bahwa mutu layanan pendidikan harus berjalan selaras dengan pemenuhan kesejahteraan tenaga pendidik. Penataan mekanisme dan kesejahteraan bagi guru non-ASN harus ditetapkan sebagai prioritas yang dirumuskan secara beriringan dengan pematangan kebijakan pendidikan ini.

Baca juga :
Legislator Demokrat Minta Pendidikan Gratis Dikaji dari Sisi Fiskal

“Kita tidak bisa bicara soal terwujudnya manusia unggul jika masih ada anak-anak kita yang masih belum mendapatkan kesempatan untuk belajar, atau jika kesejahteraan gurunya belum terjamin. Sinergi ini adalah kunci agar eksekusi kebijakan ke depan benar-benar siap, terukur, dan berkeadilan bagi siswa maupun tenaga pengajarnya,” tambahnya.

Melalui pemantapan arah kebijakan lintas kementerian ini, Menko PMK memastikan pemerintah akan terus merapikan tata kelola ekosistem pendidikan nasional agar implementasinya berjalan akuntabel dan manfaatnya berdampak langsung pada pembangunan SDM Indonesia.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Menko PMK Pendidikan Gratis Perguruan Tinggi Kebijakan Pendidikan Gratis

Terkini | Kamis, 15/10/2026 10:19 WIB

Humanika

Hari Perempuan Pedesaan Setiap 15 Oktober, Ini Sejarah dan Maknanya

News

Kamis Pagi, Kualitas Udara Medan dan Jakarta Tidak Sehat

Ekonomi

Transformasi RSPP, BP BUMN dan Danantara Siapkan Rp581 Miliar

Gaya Hidup

Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia Setiap 15 Oktober, Ini Sejarahnya

Gaya Hidup

Riset: 91 Persen Perusahaan Belum Mengukur Dampak Keanekaragaman Hayati

News

Trump Doakan Paus Leo XIV Cepat Pulih setelah Diagnosis Kanker Paru-paru

News

Terjebak di Bekas Karhutla, Orangutan 20 Tahun Dievakuasi

News

Pemerintah Matangkan Skema Pendidikan Gratis PAUD hingga Perguruan Tinggi

News

Transformasi BMN, Setjen DPR Sukseskan Aplikasi SATRIA dan Sensus Data

News

Pemerintah Fokus Tangani Pemadaman Karhutla di Kalteng dan Sumsel

News

Komisi III: RUU Perampasan Aset Harus Percepat Pemulihan Keuangan Negara

News

Belajar dan Bermain, Siswa PAUD Kunjungi Lapas Kembang Kuning Nusakambangan

Humanika

400 Orang Daftar, MUI DKI Jakarta Seleksi 50 Calon Kader Ulama Angkatan XX

Ekonomi

Pertamina Kerahkan Berbagai Upaya untuk Pemulihan Layanan BBM di Bali

News

KPK Tetapkan Adik Kepala BNPB Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai Bencana

News

Komisi VIII DPR Soroti Pengawasan Internal BNPB Pasca OTT KPK

News

Legislator PKB Minta Pertamina Evaluasi Distribusi BBM di Bali

News

Pemerintah Matangkan Skema Pendidikan Gratis, Bahas Biaya Pesantren-UKT

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777