https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

400 Orang Daftar, MUI DKI Jakarta Seleksi 50 Calon Kader Ulama Angkatan XX

Untung Subagja | Rabu, 14/10/2026 21:51 WIB



Keberadaan ulama sangat dibutuhkan dan diharapkan mampu membangun kehidupan masyarakat yang harmonis serta saling menghormati Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi DKI Jakarta menggelar Pendidikan Kader Ulama (PKU) Angkatan XX di Rumah Batavia, Rabu (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi DKI Jakarta menggelar Pendidikan Kader Ulama (PKU) Angkatan XX di Rumah Batavia, Rabu (14/10/2026).

Dari 400 orang yang mendaftar, sebanyak 170 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi dan mengikuti tahapan seleksi lanjutan untuk memperebutkan 50 kuota peserta.

Program ini menjadi penyelenggaraan PKU angkatan kedua pada masa kepemimpinan KH Muhammad Faiz sebagai Ketua Umum MUI DKI Jakarta. Pendidikan tersebut diarahkan untuk menyiapkan generasi penerus ulama yang memiliki kapasitas keilmuan, integritas, akhlak, serta komitmen terhadap umat dan bangsa.

Baca juga :
HNW Dukung MUI: Label "No Pork, No Lard" Bukan Pengganti Sertifikat Halal

Kepala Biro Pendidikan Mental Spiritual Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta, H. Muhamad Matsani mengapresiasi komitmen MUI DKI Jakarta dalam menyelenggarakan pendidikan kader ulama. Menurut Matsani, ulama memiliki peran strategis sebagai penjaga moral masyarakat sekaligus teladan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

“Keberadaan ulama sangat dibutuhkan dan diharapkan mampu membangun kehidupan masyarakat yang harmonis serta saling menghormati,” ujar Matsani.

Baca juga :
MUI Kritik Skema Subsidi Haji 2027: Tak Adil bagi Jemaah Antre

Matsani menegaskan, proses seleksi PKU merupakan tahap awal untuk menjaring calon ulama yang memiliki kemampuan intelektual dan komitmen terhadap umat. Karena itu, peserta diharapkan mengikuti seluruh tahapan seleksi secara jujur, percaya diri, dan menjunjung tinggi sportivitas.

Matsani juga berpesan agar calon kader ulama terus memperkuat ilmu dan wawasan, mengutamakan akhlak serta keteladanan, dan menanamkan semangat kebangsaan serta pengabdian kepada masyarakat.

Baca juga :
Korupsi Sengsarakan Rakyat, MUI Desak Koruptor Dihukum Mati

Ketua Bidang Pendidikan MUI DKI Jakarta, Prof Dr Bunyamin menjelaskan, seleksi PKU Angkatan XX diikuti 400 pendaftar. Setelah melalui seleksi administrasi, sebanyak 170 orang dinyatakan memenuhi persyaratan untuk mengikuti tahapan berikutnya. Dari jumlah tersebut, panitia akan memilih 50 peserta untuk mengikuti Pendidikan Kader Ulama MUI DKI Jakarta.

Bunyamin mengatakan, penyelenggaraan PKU pada periode kepemimpinan saat ini disertai sejumlah pembaruan untuk meningkatkan kualitas kaderisasi dan menyiapkan generasi ulama yang mampu melanjutkan peran para pendahulunya.

Salah satu kebijakan yang diterapkan adalah batas usia maksimal 40 tahun bagi calon peserta. Kebijakan ini menjadi bagian dari orientasi kaderisasi yang berfokus pada penyiapan generasi muda.

Menurut Bunyamin, kebijakan tersebut bukan berarti mengabaikan semangat masyarakat yang lebih senior untuk menuntut ilmu. Namun, pendidikan kader ulama membutuhkan arah dan perencanaan yang sesuai dengan tujuan regenerasi.

“Pendidikan kader ulama ini merupakan pendidikan karakter yang orientasinya menyiapkan generasi muda untuk meneruskan perjuangan para ulama,” jelas Bunyamim.

Selain batas usia, MUI DKI Jakarta melakukan pembaruan dalam penerimaan peserta perempuan. Jika sebelumnya kuota perempuan dibatasi sebesar 30 persen, kini tidak ada lagi pembatasan kuota tersebut. Peserta perempuan memiliki kesempatan mengikuti PKU berdasarkan hasil seleksi.

Pembaruan berikutnya mencakup sistem pembelajaran yang mengacu pada ketentuan pendidikan tinggi serta penerapan teknologi informasi secara bertahap melalui digitalisasi pembelajaran.

Bunyamin berharap, berbagai pembaruan tersebut dapat memperkuat tata kelola pendidikan kader ulama dan meningkatkan kualitas lulusan PKU MUI DKI Jakarta.

Sementara itu, Ketua Umum MUI DKI Jakarta, KH Muhammad Faiz, menyampaikan keprihatinannya karena keterbatasan kuota membuat tidak semua calon peserta dapat mengikuti pendidikan kader ulama. Untuk itu, Ia mengajak MUI DKI Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk membahas peluang penambahan kuota pada penyelenggaraan PKU mendatang.

Menurut Gus Faiz, sapaan akrabnya, penambahan kuota diharapkan dapat membuka kesempatan lebih luas bagi calon kader ulama untuk memperdalam ilmu dan mempersiapkan diri mengabdi kepada masyarakat. Dengan jumlah pendaftar mencapai 400 orang, sementara kuota penerimaan hanya 50 peserta, kebutuhan terhadap perluasan kesempatan pendidikan kader ulama menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian dalam penyelenggaraan program tersebut.

Gus Faiz juga meminta perhatian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait kebutuhan kantor MUI DKI Jakarta yang representatif.

Gus Faiz berharap MUI DKI Jakarta dapat memiliki kantor yang memadai dan nyaman, sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Ibu Kota serta menunjang pelaksanaan tugas organisasi dalam pembinaan umat.

Kegiatan Pendidikan Kader Ulama MUI DKI Jakarta Angkatan XX turut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat daerah seperti Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Suhud Alynudin, Sekretaris Umum  MUI Provinsi DKI Jakarta a KH. Auza`i Mahfudz, Ketua BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Dr. Akhmad H. Abubakar.

Penyelenggaraan PKU Angkatan XX menjadi bagian dari upaya MUI DKI Jakarta memperkuat regenerasi ulama melalui proses seleksi dan pembelajaran yang terus dikembangkan. Program ini diharapkan dapat melahirkan kader ulama yang berilmu, berakhlak, berintegritas, serta memiliki semangat kebangsaan dan pengabdian kepada umat.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Majelis Ulama Indonesia MUI DKI Jakarta Pendidikan Kader Ulama

Terkini | Kamis, 15/10/2026 11:19 WIB

Gaya Hidup

Hari Kehilangan Kehamilan dan Bayi Setiap 15 Oktober, Ini Maknanya

Gaya Hidup

Mengapa Hari Pelajar Sedunia Diperingati Setiap 15 Oktober?

News

Mentrans Sambut Baik Usulan Tiongkok Kolaborasi Pusat Riset Padi di Merauke

Humanika

Hari Perempuan Pedesaan Setiap 15 Oktober, Ini Sejarah dan Maknanya

News

Kamis Pagi, Kualitas Udara Medan dan Jakarta Tidak Sehat

Ekonomi

Transformasi RSPP, BP BUMN dan Danantara Siapkan Rp581 Miliar

Gaya Hidup

Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia Setiap 15 Oktober, Ini Sejarahnya

Gaya Hidup

Riset: 91 Persen Perusahaan Belum Mengukur Dampak Keanekaragaman Hayati

News

Trump Doakan Paus Leo XIV Cepat Pulih setelah Diagnosis Kanker Paru-paru

News

Terjebak di Bekas Karhutla, Orangutan 20 Tahun Dievakuasi

News

Pemerintah Matangkan Skema Pendidikan Gratis PAUD hingga Perguruan Tinggi

News

Transformasi BMN, Setjen DPR Sukseskan Aplikasi SATRIA dan Sensus Data

News

Pemerintah Fokus Tangani Pemadaman Karhutla di Kalteng dan Sumsel

News

Komisi III: RUU Perampasan Aset Harus Percepat Pemulihan Keuangan Negara

News

Belajar dan Bermain, Siswa PAUD Kunjungi Lapas Kembang Kuning Nusakambangan

Humanika

400 Orang Daftar, MUI DKI Jakarta Seleksi 50 Calon Kader Ulama Angkatan XX

Ekonomi

Pertamina Kerahkan Berbagai Upaya untuk Pemulihan Layanan BBM di Bali

News

KPK Tetapkan Adik Kepala BNPB Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai Bencana

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777