https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia Setiap 15 Oktober, Ini Sejarahnya

Vaza Diva | Kamis, 15/10/2026 09:29 WIB



Setiap tanggal 15 Oktober, masyarakat global memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia. Ilustrasi - Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia setiap 15 Oktober, ini sejarahnya (Foto: Pexels/Polina Tankilevitch)

Jakarta, Jurnas.com - Setiap tanggal 15 Oktober, masyarakat global memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia (Global Handwashing Day).

Peringatan ini diselenggarakan sebagai kampanye masif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di seluruh dunia mengenai pentingnya menjaga kebersihan tangan melalui kebiasaan sederhana, yakni mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir.

Momen tahunan ini menggarisbawahi fakta bahwa tindakan yang tampak sepele tersebut merupakan salah satu cara paling efektif, murah, dan mudah untuk mencegah persebaran berbagai penyakit menular serta menyelamatkan jutaan nyawa.

Baca juga :
Mengapa Hari Pelajar Sedunia Diperingati Setiap 15 Oktober?

Sejarah peringatan ini bermula pada tahun 2008 ketika aliansi Global Handwashing Partnership menggagas ide kampanye kebersihan tangan secara internasional.

Inisiatif tersebut kemudian diperkenalkan secara resmi dalam ajang World Water Week di Stockholm, Swedia, sebelum akhirnya disahkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Baca juga :
Hari Perempuan Pedesaan Setiap 15 Oktober, Ini Sejarah dan Maknanya

Pada perayaan pertamanya di tahun 2008, aksi mencuci tangan bersama berhasil melibatkan lebih dari 120 juta anak di 70 negara, menjadikannya salah satu gerakan edukasi kesehatan anak terbesar di dunia.

Sejak saat itu, setiap tanggal 15 Oktober dimanfaatkan oleh para pakar kesehatan, pendidik, dan pemerintah di berbagai negara untuk mengampanyekan gaya hidup bersih.

Baca juga :
Mengapa Hari Standar Dunia Diperingati Setiap 14 Oktober?

Alasan utama pengagungan kebiasaan ini terletak pada efektivitas sabun dibanding penggunaan air semata.

Dikutip dari berbagai sumber, membilas tangan hanya dengan air tidak mampu menghilangkan mikroorganisme patogen yang melekat pada lapisan minyak kulit.

Sabun bekerja secara kimiawi untuk memecah molekul lemak tempat kuman, virus, dan bakteri bersembunyi. Langkah sederhana ini terbukti secara ilmiah mampu menekan angka kejadian diare hingga lebih dari 40 persen dan menurunkan risiko infeksi saluran pernapasan akut secara signifikan.

Aksi mencuci tangan dengan sabun menjadi sangat krusial di beberapa momen utama, seperti sebelum makan atau mengolah makanan, setelah menggunakan toilet, setelah merawat anak atau mengganti popok, serta setelah menyentuh permukaan benda di ruang publik.

Para ahli medis menekankan bahwa durasi mencuci tangan yang ideal adalah sekitar 20 hingga 30 detik dengan memastikan seluruh area mulai dari sela-sela jari, punggung tangan, hingga bagian bawah kuku terjangkau oleh busa sabun sebelum dibilas hingga bersih.

Melalui peringatan ini, masyarakat dunia terus diingatkan bahwa kesehatan global dapat dimulai dari tindakan kecil di ujung jari setiap individu.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia 15 Oktober Peringatan Internasional

Terkini | Kamis, 15/10/2026 11:19 WIB

Gaya Hidup

Hari Kehilangan Kehamilan dan Bayi Setiap 15 Oktober, Ini Maknanya

Gaya Hidup

Mengapa Hari Pelajar Sedunia Diperingati Setiap 15 Oktober?

News

Mentrans Sambut Baik Usulan Tiongkok Kolaborasi Pusat Riset Padi di Merauke

Humanika

Hari Perempuan Pedesaan Setiap 15 Oktober, Ini Sejarah dan Maknanya

News

Kamis Pagi, Kualitas Udara Medan dan Jakarta Tidak Sehat

Ekonomi

Transformasi RSPP, BP BUMN dan Danantara Siapkan Rp581 Miliar

Gaya Hidup

Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia Setiap 15 Oktober, Ini Sejarahnya

Gaya Hidup

Riset: 91 Persen Perusahaan Belum Mengukur Dampak Keanekaragaman Hayati

News

Trump Doakan Paus Leo XIV Cepat Pulih setelah Diagnosis Kanker Paru-paru

News

Terjebak di Bekas Karhutla, Orangutan 20 Tahun Dievakuasi

News

Pemerintah Matangkan Skema Pendidikan Gratis PAUD hingga Perguruan Tinggi

News

Transformasi BMN, Setjen DPR Sukseskan Aplikasi SATRIA dan Sensus Data

News

Pemerintah Fokus Tangani Pemadaman Karhutla di Kalteng dan Sumsel

News

Komisi III: RUU Perampasan Aset Harus Percepat Pemulihan Keuangan Negara

News

Belajar dan Bermain, Siswa PAUD Kunjungi Lapas Kembang Kuning Nusakambangan

Humanika

400 Orang Daftar, MUI DKI Jakarta Seleksi 50 Calon Kader Ulama Angkatan XX

Ekonomi

Pertamina Kerahkan Berbagai Upaya untuk Pemulihan Layanan BBM di Bali

News

KPK Tetapkan Adik Kepala BNPB Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai Bencana

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777