Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani.
Jakarta, Jurnas.com - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara memastikan bahwa sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dipersiapkan untuk melakukan penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering / IPO) di pasar modal. Langkah strategis ini ditargetkan mulai terealisasikan pada tahun 2027 mendatang.
Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, menyatakan bahwa proses pembahasan dan tahapan awal persiapan tersebut saat ini sudah mulai berjalan di internal Danantara bersama pihak BUMN.
"Kita sudah mulai pembahasan dan sudah memulai tahapan-tahapannya di Danantara dan BUMN," ujar Rosan di Jakarta, Rabu, di sela-sela acara Investor Daily Summit 2026.
Dorong Transparansi dan Akuntabilitas Publik
Menurut Rosan, langkah membawa BUMN masuk ke bursa saham merupakan wujud nyata komitmen transparansi dalam pengelolaan perusahaan milik negara. Dengan menjadi perusahaan terbuka, pengawasan terhadap kinerja BUMN tidak lagi hanya bergantung pada pemerintah, melainkan melibatkan pengawasan berlapis dari lembaga independen seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), publik pemegang saham, hingga masyarakat luas.
"Tahun 2027 kita sudah mengidentifikasi beberapa perusahaan untuk melantai ke bursa. Ini juga sebagai salah satu bentuk dari transparansi kita dalam rangka meningkatkan akuntabilitas, karena kalau di bursa banyak yang memantau atau melihatnya, baik dari OJK, masyarakat, dan yang berkepentingan lainnya," jelasnya.
Melalui skema ini, pertumbuhan perusahaan pelat merah diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas serta dirasakan langsung oleh masyarakat, baik dari segi peningkatan nilai tambah maupun efisiensi operasional.
Sasar Sektor Strategis: Finansial hingga Pertambangan
Menjelang akhir tahun ini, pihak Danantara tengah merampungkan proses identifikasi dan seleksi mendalam. Rosan menyebutkan bahwa pihaknya akan menginstruksikan perusahaan-perusahaan yang dinilai memiliki potensi kuat serta memperoleh respons positif dari dunia usaha, baik di dalam maupun luar negeri.
Meski belum merinci nama perusahaan secara spesifik, ia membocorkan bahwa gelombang BUMN yang akan melantai di bursa ini berasal dari berbagai sektor strategis.
"(BUMN yang akan melantai di bursa) Ada sektor finansial, infrastruktur, pertambangan juga ada," pungkas Rosan.
Sabtu, 26/09/2026 17:05 WIB
Selasa, 06/10/2026 06:18 WIB