Ilustrasi - Pekan Antariksa Sedunia setiap 4 sampai 10 Oktober, ini sejarahnya (Foto: NASA)
Jakarta, Jurnas.com - Komunitas sains dan keantariksaan global bersiap memperingati Pekan Antariksa Sedunia atau World Space Week (WSW) yang berlangsung pada 4 hingga 10 Oktober 2026.
Agenda tahunan yang digagas oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ini menjadi ajang edukasi publik terbesar di dunia untuk mengapresiasi kontribusi sains dan teknologi antariksa bagi peradaban manusia.
Pemilihan rentang waktu 4 hingga 10 Oktober merujuk pada dua peristiwa bersejarah yang mengubah peta penjelajahan ruang angkasa:
4 Oktober 1957: Peluncuran Sputnik 1, satelit buatan manusia pertama di dunia yang berhasil mengorbit Bumi dan menandai dimulainya era antariksa.
10 Oktober 1967: Berlakunya Perjanjian Antariksa (Outer Space Treaty), kesepakatan internasional yang menjamin pemanfaatan ruang angkasa secara damai untuk seluruh bangsa.
Melalui Majelis Umum PBB pada Desember 1999, kedua tanggal penting ini secara resmi disatukan sebagai rangkaian peringatan Pekan Antariksa Sedunia.
Pengiriman satelit yang kini lebih terjangkau memungkinkan peningkatan presisi pemantauan perubahan iklim, perluasan jaringan komunikasi daerah terpencil, hingga mitigasi bencana alam secara real-time.
Di berbagai negara, termasuk Indonesia, rangkaian Pekan Antariksa Sedunia diisi dengan beragam kegiatan interaktif.
Lembaga keantariksaan, universitas, planetarium, dan komunitas pengamat bintang menggelar pameran astronomi, workshop pembuatan roket air bagi pelajar, hingga diskusi publik mengenai masa depan eksplorasi antariksa.
Sabtu, 03/10/2026 23:25 WIB
Sabtu, 26/09/2026 17:05 WIB
Minggu, 04/10/2026 02:02 WIB