Gedung Bank Indonesia (Wikipedia)
Jakarta, Jurnas.com - Sepanjang Bulan Mei 2026, Bank Indonesia (BI) melaporkan penjualan eceran turun sebesar -1,5% (month to month/MtM), melanjutkan kontraksi sebesar -11,6% (MtM) pada bulan sebelumnya.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan meski tren penurunan, kondisinya sudah mulai membaik.
"Perkembangan tersebut dipengaruhi permintaan masyarakat pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional Kenaikan Yesus Kristus, Iduladha, dan Waisak," jelas Denny, Kamis (9/7/2026).
Adapun, perbaikan tersebut didorong peningkatan penjualan Kelompok Peralatan Informasi dan Komunikasi dan Kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor yang masing-masing tumbuh 1,0% (MtM) dan 1,3% (MtM), setelah terkontraksi -9,4% (MtM) dan 0,2% (MtM) pada bulan sebelumnya.
Selain itu, kelompok lainnya masih terkontraksi meski lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya seperti Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau (-1,3% MtM), Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi (-4,2% MtM), dan Subkelompok Sandang (-11,0% MtM) Secara tahunan, penjualan eceran juga mengalami penurunan sebesar -3,9% (year on year/YoY), melanjutkan kontraksi -3,7% pada bulan sebelumnya.
Berdasarkan kelompoknya, penurunan terutama bersumber dari Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau (-4,1% YoY); Kelompok Peralatan Informasi dan Komunikasi (-18,4% YoY); serta Subkelompok Sandang (-12% YoY).
Kamis, 09/07/2026 14:39 WIB