Program Cek Kesehatan Gratis di Cilacap (Foto: Ist)
Jakarta, Jurnas.com - Hingga akhir Juni 2026 ini, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di DKI Jakarta telah menjangkau sekitar 2,57 juta warga atau 23,24 persen dari total sasaran penduduk pada triwulan II tahun 2026.
"Capaian ini telah melampaui target triwulan II yang ditetapkan sebesar 23 persen," kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Octoviana Carolina.
Adapun target capaian CKG Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2026 adalah 46 persen dari total sasaran penduduk.
Pemprov DKI Jakarta menerapkan berbagai upaya dalam meningkatkan capaian program CKG, salah satunya melalui pendekatan CKG Komunitas.
Octoviana menyampaikan, pendekatan CKG Komunitas tersebut terbukti sangat efektif dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan.
Sebab selama ini masih terdapat kelompok masyarakat yang kesulitan datang ke fasilitas kesehatan karena keterbatasan waktu, aktivitas pekerjaan, maupun faktor mobilitas.
"Melalui pendekatan komunitas, layanan kesehatan justru hadir lebih dekat dengan masyarakat," kata dia.
Lebih lanjut, Octoviana mengatakan, pelaksanaan CKG di Posyandu, lingkungan kerja, sekolah, perguruan tinggi, rumah ibadah, maupun berbagai kegiatan masyarakat mampu menjangkau kelompok sasaran yang sebelumnya belum pernah melakukan pemeriksaan kesehatan.
Selain meningkatkan cakupan pemeriksaan, pendekatan ini juga memperkuat edukasi kesehatan, deteksi dini faktor risiko penyakit, serta mendorong masyarakat untuk melakukan tindak lanjut ke Puskesmas apabila ditemukan kondisi yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
Adapun komponen pemeriksaan CKG di Jakarta sesuai dengan petunjuk teknis yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan, dengan pemeriksaan tambahan pada 2026 yang mencakup pemeriksaan sejumlah penyakit kulit, antara lain kusta, frambusia, dan skabies.
Program CKG ini tidak hanya dilakukan dengan skrining, tetapi juga diberikan tatalaksana bagi peserta yang ditemukan masalah kesehatannya. Tatalaksana pengobatan dan rujukan itu sesuai dengan alur layanan BPJS Kesehatan.(ant)