https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Tersandung Skandal Dubes, Jajaran Kabinet Kompak Dukung PM Inggris

Mutiul Alim | Minggu, 19/04/2026 17:33 WIB



Jajaran menteri kabinet Inggris menyatakan dukungan terhadap Perdana Menteri Keir Starmer yang kini terhimpit skandal pengangkatan Peter Mandelson Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer (Foto: Reuters)

London, Jurnas.com - Jajaran menteri kabinet Inggris menyatakan dukungan terhadap Perdana Menteri Keir Starmer yang kini terhimpit skandal pengangkatan Peter Mandelson sebagai Duta Besar Inggris untuk Amerika Serikat.

Starmer dijadwalkan menghadapi interpelasi parlemen pada Senin (20/4) untuk menjelaskan ditunjuknya Mandelson sebagai duta besar, meskipun gagal dalam pemeriksaan keamanan (security clearance).

PM Starmer, yang telah dirongrong kontroversi ini selama berbulan-bulan, menyatakan pada Jumat (17/4) bahwa dirinya dan menteri lainnya tidak diberitahu mengenai kegagalan verifikasi Mandelson. Dia menyebut kelalaian tersebut sebagai hal yang tidak termaafkan.

Baca juga :
PM Inggris Desak Instagram dan TikTok Hapus Fitur Scroll Tak Terbatas

Sebagai langkah tegas, Starmer memecat pejabat tinggi sipil di Kementerian Luar Negeri, Olly Robins, pada Kamis (16/4) lalu. Dia menuduh para pejabat kementerian membiarkan penunjukan Mandelson tetap berjalan meski ada peringatan dari badan intelijen.

Namun, langkah ini menuai kritik dari mantan pegawai negeri yang menuduh Downing Street menjadikan Robins sebagai kambing hitam.

Baca juga :
Genjot Elektabilitas, PM Inggris Tambah Anggaran Pertahanan

Menteri Teknologi Liz Kendall dan Wakil Perdana Menteri David Lammy secara terpisah membela Starmer, dengan menyatakan bahwa sang PM tidak akan pernah menunjuk Mandelson jika mengetahui masalah keamanan tersebut sejak awal.

"Saya pikir dia adalah pria jujur dan berintegritas yang mengakui bahwa penunjukan itu adalah kesalahan," ujar Kendall kepada Sky News pada Minggu (19/4).

Baca juga :
Bahas Pembukaan Selat Hormuz, PM Inggris Terbang ke Teluk

Dia menambahkan bahwa Starmer layak dipertahankan karena berhasil mengambil keputusan tepat dalam isu besar seperti hubungan dengan Uni Eropa dan membatasi keterlibatan Inggris dalam perang Iran.

Penunjukan Mandelson pada akhir 2024 sejak awal telah menuai tanda tanya besar, karena kedekatan lamanya dengan mendiang pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein.

Starmer akhirnya memecat Mandelson dari jabatan Dubes pada September 2025 setelah rincian baru mengenai kedalaman hubungan mereka terungkap ke publik.

Saat ini, kepolisian Inggris juga tengah menyelidiki dugaan pelanggaran jabatan yang dilakukan Mandelson saat menjabat sebagai menteri lebih dari 15 tahun lalu. Mandelson sempat ditangkap dan dibebaskan pada Februari lalu, ia membantah seluruh tuduhan tersebut dan belum dijatuhi dakwaan resmi.

Oposisi kini menyerukan pengunduran diri Starmer dengan tuduhan inkompetensi hingga sengaja menyesatkan publik. Sidang parlemen esok hari diprediksi akan menjadi penentu krusial bagi masa depan politik PM Starmer yang popularitasnya terus merosot akibat serangkaian kesalahan kebijakan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Skandal Dubes Peter Mandelson PM Inggris Keir Starmer

Terpopuler

Minggu, 19/04/2026 07:41 WIB
Gaya Hidup

Minggu Pagi, Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat

Kamis, 16/04/2026 14:01 WIB
Gaya Hidup

16 Ucapan HUT Kopassus 2026 yang Penuh Makna

Kamis, 16/04/2026 19:55 WIB
Gaya Hidup

Dukung Gaya Hidup Aktif, Thrombovoren Emulgel Diluncurkan

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777