https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Sekjen Demokrat Respon RUU Pemilu: Waktu Masih Panjang

Samrut Lellolsima | Kamis, 16/04/2026 21:47 WIB



Kan waktunya masih cukup. Waktunya masih cukup panjang, Pemilu 2029. Dan biasanya memang tahapan Pemilu itu kan satu tahun setengah. Sekjen Partai Demokrat, Herman Khaeron

Jakarta, Jurnas.com - Belum dilanjutkannya pembahasan resmi RUU Pemilu di DPR RI bukan menjadi persoalan mendesak. Pasalnya, waktu menuju Pemilu 2029 masih cukup panjang.

Demikian diutarakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, kepada wartawan di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (16/4).

Baca juga :
Sarmuji Sabet Penghargaan Legislator Responsif Terhadap Aspirasi Publik

“Kan waktunya masih cukup. Waktunya masih cukup panjang, Pemilu 2029. Dan biasanya memang tahapan Pemilu itu kan satu tahun setengah,” ujar Herman.

Dia menjelaskan, tahapan pemilu umumnya dimulai dari pendaftaran hingga penetapan partai politik peserta, hingga rangkaian tahapan lanjutan yang memakan waktu sekitar satu setengah tahun.

Baca juga :
Rudianto Lallo Sabet KWP Award 2026, Legislator Muda Humanis dan Responsif

Dengan tambahan masa persiapan, menurutnya, pembahasan regulasi masih memiliki ruang waktu.

“Nah, kalau dengan persiapan, taruhlah dua tahun. 2029 ya 2027 lah sebetulnya,” kata Legislator Demokrat ini.

Baca juga :
Ketua DPR: RUU Pemilu Masih Dibicarakan Ketua-ketua Parpol

Meski demikian, Herman menegaskan bahwa kalau segera memulai proses lain yang tak kalah krusial, yakni rekrutmen penyelenggara pemilu seperti KPU, Bawaslu, dan DKPP.

“Yang paling penting sekarang juga harusnya sudah running mungkin untuk rekrutmen terhadap komisioner KPU, Bawaslu, dan DKPP. Ini juga saya kira harus dibicarakan dulu,” katanya.

Menurut Herman, kualitas penyelenggara pemilu menjadi faktor utama dalam menjaga kepercayaan publik. Oleh karena itu, integritas, kapabilitas, dan kapasitas para komisioner harus benar-benar diperhatikan.

“Para penyelenggara ini kan penting integritasnya, kapabilitasnya, kapasitasnya, ini kan harus juga mumpuni dan mampu memberikan kepercayaan kepada seluruh partai-partai, kepada publik gitu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Herman menyebut pembahasan RUU Pemilu nantinya juga harus diarahkan pada efisiensi anggaran, efektivitas pelaksanaan, serta menjamin rasa keadilan bagi seluruh elemen masyarakat.

“Nah, setelah itu menurut saya ya undang-undang sambil mungkin membangun sesuatu yang positif, opininya memang harus ditujukan kepada bagaimana cara melakukan efisiensi terhadap anggaran Pemilu, kemudian efektivitas, keadilan, dan tidak boleh juga kemudian yang menengah ke bawah seolah-olah menjadi harus ditinggalkan,” jelasnya.

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Demokrat ini menambahkan, sejumlah isu teknis dalam sistem pemilu, seperti metode konversi suara baik Sainte-Lague maupun Kuota Hare akan menjadi bagian dari pembahasan substansi yang lebih luas.

“Apakah dengan Sainte-Lague atau dengan Kuota Hare misalkan, ini kan terus akan dibahas di sekitar-sekitar lima atau sampai enam isu pokok di dalam substansi dalam pelaksanaan Pemilihan Umum,” pungkasnya.

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warta DPR Sekjen Demokrat Herman Khaeron RUU Pemilu partai politik

Terkini | Jum'at, 17/04/2026 00:00 WIB

News

Sekjen Demokrat Respon RUU Pemilu: Waktu Masih Panjang

News

Sarmuji Sabet Penghargaan Legislator Responsif Terhadap Aspirasi Publik

Info Desa

Mendes Sosialisasikan Program Magang di Jepang saat Dialog dengan Siswa NTB

News

Rudianto Lallo Sabet KWP Award 2026, Legislator Muda Humanis dan Responsif

Ekonomi

Komut Pertamina Kunjungi FT Padalarang, Pastikan Distribusi Energi Optimal

Gaya Hidup

Dukung Gaya Hidup Aktif, Thrombovoren Emulgel Diluncurkan

News

Ketua DPR: RUU Pemilu Masih Dibicarakan Ketua-ketua Parpol

News

Menko PM: MBG Penggerak Ekosistem Ekonomi Lokal dari Desa hingga Nasional

News

Dianugerahi KWP Awards 2026, Lalu Komit Kawal Pendidikan Nasional

News

Ranny Fahd Arafiq Diganjar Srikandi Milenial Inspiratif di KWP Awards 2026

Polda Metro Pastikan Proses Hukum Berjalan Terkait Fahd El Fouz A Rafiq

News

Li Claudia Chandra, Wajah Pemimpin Perempuan Inovatif di KWP Awards 2026

News

Mendikdasmen Salurkan 1.577 IFP untuk Ribuan Sekolah di Sidoarjo

News

Bambang Patijaya Sabet Penghargaan Pimpinan Fokus Transisi Energi

News

KPK Geledah Kantor dan Rumah Bupati Tulungagung

News

Arif Rahman Diganjar Legislator Fokus Kesejahteraan Petani dan Nelayan

News

Ketua Ombudsman Terima Rp1,5 Miliar dari Bos Tambang Nikel

News

Ekspedisi Patriot 2026 Difokuskan ke Papua, Kementrans Libatkan 10 Kampus

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777