https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Krisis Chip, Samsung Akui Harga Produknya Bakal Naik

Mutiul Alim | Rabu, 07/01/2026 11:41 WIB



Samsung Electronics membenarkan bahwa berkurangnya pasokan chip memori di dunia saat ini akan menaikkan harga di seluruh industri elektronik Chip HBM miliki Samsung (Foto: Kim Hong-ji/Reuters)

Seoul, Jurnas.com - Samsung Electronics membenarkan bahwa berkurangnya pasokan chip memori di dunia saat ini akan menaikkan harga di seluruh industri elektronik, termasuk pada produk konsumennya sendiri.

Meskipun dikenal sebagai produsen chip memori terbesar di dunia, Samsung tidak kebal terhadap biaya komponen yang penting, mulai dari ponsel pintar, laptop, smart house, dan mobil otonom.

"Harga terus naik bahkan saat ini. Jelas, kami tidak ingin membebankan hal itu kepada konsumen, tetapi kami akan sampai pada titik di mana kami harus mempertimbangkan untuk menyesuaikan harga produk kami," kata Presiden dan Kepala Pemasaran Global Samsung, Lee Wonjin dikutip dari Straits Times pada Rabu (7/1).

Baca juga :
Samsung Pede Chip HBM4 Mampu Bersaing, Apa Keunggulannya?

Lee membicarakan topik di event pameran teknologi CES 2026 Las Vegas, tempat Samsung memamerkan berbagai macam produk elektroniknya, mulai dari earbud nirkabel mungil hingga TV berukuran 130 inci yang mendominasi dinding.

Seperti kebanyakan merek yang berorientasi konsumen di pameran tersebut, Samsung mempromosikan visinya tentang jajaran produk yang lebih saling terhubung dan didukung AI, serta menghadapi kenaikan biaya produksi.

Baca juga :
Merger Struktur dan Tunjuk co-CEO Baru, Apa Rencana Samsung?

Ledakan pembangunan pusat data AI memunculkan permintaan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk memori berbandwidth tinggi, produk menguntungkan yang telah mengangkat harga saham Samsung dan produsen memori lainnya, SK Hynix, ke level tertinggi baru dan membatasi jalur pasokan untuk penggunaan lainnya.

Merek-merek besar, termasuk Dell Technologies dan Xiaomi, telah memperingatkan tentang potensi kenaikan harga, sementara yang lain, termasuk Lenovo Group, pada 2025 mulai menimbun chip memori sebagai antisipasi.

Baca juga :
Ini Alasan Samsung Luncurkan Lebih Awal Smartphone Anyar Galaxy S

Counterpoint Research pada November lalu memperkirakan terjadinya kenaikan harga modul memori sebesar 50 persen hingga kuartal kedua tahun ini.

Kendati demikian, Samsung berada pada posisi yang lebih baik daripada para pesaing yang tidak mampu memproduksi memori untuk produk mereka sendiri, dan Lee optimistis perusahaan ini melampaui pasar secara keseluruhan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Krisis Chip Memori Samsung Electronics Harga Ponsel Mahal

Terkini | Minggu, 26/04/2026 18:18 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777