https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pertanian Kendalikan Inflasi

Supianto | Kamis, 22/12/2022 13:17 WIB



Pertanian Kendalikan Inflasi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) saat membuka Perkebunan Expo (Bunex 2022) di Jakarta, Kamis, 22 Desember 2022.

JAKARTA, Jurnas.com  - Menteri Pertanian  (Mentan), Syahrul Yasin Limpo menyatakan bersyukur karena sektor pertanian mampu mengendalikan inflasi Indonesia sehingga bisa keluar dari gelombang krisis dunia. Sejauh ini, inflasi Indonesia terbilang rendah karena hanya 5,7 persen.

"Hampir semua negara menghadapi masalah ekonomi dan keuangan yang sama. Inflasi kita termasuk yang paling rendah yaitu 5,7 persen. Salah satunya karena pertanian dan perkebunan menyangga republik ini dengan baik," kata Mentan Syahrul saat membuka Perkebunan Expo (Bunex 2022) di Jakarta, Kamis (22/12).

Dari sisi pertumbuhan ekonomi, kata Mentan Syahrul, Indonesia juga termasuk negara yang cukup cerdas karena angkanya mencapai 5,42 persen. Padahal, saat itu, hampir semua negara mengalami nasib yang sama alias stagnan baik dari sisi konektivitas maupun ekosistem ekonominya.

Baca juga :
KPK Panggil Anak Eks Mentan SYL Terkait Kasus TPPU

"Konektifitas ekonomi tidak ada yang jalan, ekosistem ekonomi dunia juga semua bersoal. Kenapa pertumbuhan ekonomi bisa 5,42 persen. Jawabanya pertanian dan perkebunan," kata SYL, sapaan akrab Mentan Syahrul.

Sejalan dengan hal itu, SYL mengungkapkan ekspor perkebunan mengalami kenaikan hingga 90 persen. Penopang utamanya adalah buah-buahan dan juga produk hasil hutan bukan kayu lainya. Capaian ini bukan tidak mungkin akan mengalami peningkatan hingga 100 triliun mengingat pertanian memiliki potensi besar yang dibutuhkan masyarakat dunia.

Baca juga :
KPK Segera Tindaklanjuti Penerimaan Jam Tangan Mewah Sudin

"Data dan fakta yang ada mengatakan bahwa ekspor dari perkebunan meningkat 90 persen jika dibandingkan ekspor pertanian yang lain. Bukan karena kita yang hebat, tapi kebersamaan yang menjadi kehebatan yang ada," katanya.

Meski demikian, SYL mengingatkan bahwa tahun depan tantangan pertanian tidaklah mudah. Dunia masih dihadapkan pada cuaca ekstrem, perang Rusia Ukraina yang mengakibatkan tersendatnya laju pasar dunia. Termasuk pasokan pasa sektor pertanian.

Baca juga :
KPK Dalami Dugaan Anggota DPR Sudin Terima Uang Korupsi SYL

"Jangan lupa warning dunia tidak lagi baik-baik, 2023 itu menurut beberapa pengamat akan lebih hebat. Dan menghadapinya kita harus optimis seperti yang tadi kalau berhasil menjadi penting dunia bahkan terbuka sekali," jelasnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Pertanian Kendalikan Inflasi Syahrul Yasin Limpo Perkebunan Expo Bunex 2022

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Senin, 06/07/2026 17:15 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Kolombia

Selasa, 07/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Maroko

Selasa, 07/07/2026 11:44 WIB
Olahraga

Persib Resmi Lepas Andrew Jung dengan Harga Fantastis

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777