Ilustrasi Covid-19 di Australia (Foto: asiainsurancereview)
Melbourne, Jurnas.com - Dua kota besar di Australia, Sydney dan Darwin memberlakukan penguncian (lockdown), menyusul kenaikan kasus Covid-19 varian Delta.
Dikutip dari Reuters, Sydney akan dikunci selama dua minggu ke depan, setelah kasus Covid-19 varian Delta naik menjadi 110 kasus. Sedangkan Darwin memerintahkan seluruh warganya untuk tetap tinggal di rumah selama dua hari ke depan.
"Mengingat betapa menularnya jenis virus ini, kami mengantisipasi bahwa dalam beberapa hari ke depan, jumlah kasus kemungkinan akan meningkat melampaui apa yang telah kita lihat hari ini," kata Perdana Menteri negara bagian News South Wales Gladys Berejiklian dalam jumpa pers di Sydney dikutip dari Reuters pada Minggu (27/6).
Australia lebih berhasil dalam mengelola pandemi dari pada banyak negara maju melalui penutupan perbatasan, aturan jarak sosial, dan kepatuhan yang tinggi. Terdapat lebih dari 30.450 kasus dan 910 kematian akibat Covid-19 di Benua Kangguru tersebut.
30 infeksi baru yang dilaporkan oleh Sydney pada Minggu (27/6) hari ini menjadikan jumlah kasus varian Delta yang terkait dengan sebuah cluster di lingkungan Bondi menjadi 110. Dua kasus lainnya sedang diselidiki.
Peningkatan pesat dalam kasus memaksa pemerintah memberlakukan penguncian, di mana orang hanya dapat meninggalkan rumah untuk belanja penting, pekerjaan, pendidikan, olahraga, dan perawatan medis.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Sydney Darwin Australia Varian Delta Covid-19



























