Ilustrasi
Jakarta - Penolakan sejumlah kader partai terhadap pencalonan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Pilkada DKI membuat kerja mesin partai pengusung bermasalah alias semakin rapuh.
Pengamat Politik dari Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma) Said Salahudin mengatakan, penolakan terhadap Ahok oleh sejumlah kader partai yang memiliki basis suara di DKI Jakarta, tentu akan berdampak pada kerja partai di akar rumput."Konsolidasi partai di akar rumput akan mengalami masalah. Kalau kemudian partai tidak mampu menarik dan meyakinkan kader di bawahnya, maka besar kemungkinan akan mengikuti tokoh-tokoh itu," kata Said, kepada Jurnas.com, Jakarta, Senin (26/9).Said memaparkan sejumlah kader partai yang melawan kebijakan untuk mengusung Ahok di Pilkada DKI Jakarta. Dari kader Partai Golkar, Fuad Hasan Mansyur. Fuad adalah ketua Golkar di DKI sebelum Fayakhun.Baca juga :
FTBI Jabar Jadi Ajang Lestarikan Bahasa Sunda
Dari PDI Perjuangan, kata Said, Boy Sadikin yang juga merupakan tokoh penting partai berlambang banteng moncong putih itu di Jakarta."Boy Sadikin memiliki pengikut yang cukup banyak. Boy Sadikin punya ketokohan, sebut saja dia membuat kemenangan PDIP di DKI. Konsolidasi PDIP di akar rumput mengalami masalah," jelasnya.
FTBI Jabar Jadi Ajang Lestarikan Bahasa Sunda
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Pilkada DKI Pilgub DKI Pilkada DKI Jakarta Pilgub DKI Jakarta PDIP Golkar Nasdem Hanura Ahok

























