CEO GoPro Inc Nicholas Woodman
New York - Perusahaan kamera dan teknologi, GoPro Inc mengalami masalah sulit, terutama memburuknya penjualan. Selain memangkas 20% karyawan, menjual perusahaan menjadi opsi untuk keluar dari kesulitan.
Sejalan dengan lemahnya penjualan, saham perusahaan juga dilaporkan anjlok.Seperti dilansir AFP, saat ini perusahaan yang berbasis di California, Amerika Serikat itu memiliki 1.254 karyawan. Dari jumlah itu akan dikurangi hingga menjadi di bawah 1.000 orang.Tindakan berikutnya, GoPro segera keluar dari bisnis drone. Sementara itu, CEO GoPro Inc Nicholas Woodman disebut-sebut akan menerima gaji hanya satu dolar AS (sekitar Rp13.429) tahun ini.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
GoPro Kamera
























