Ilustrasi - berdoa saat sedang diperjalanan (Foto: Ist/Terasmuslim.com)
Jakarta, Terasmuslim.com - Insiden gangguan perjalanan kereta api di wilayah Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam menjadi pengingat bahwa keselamatan merupakan hal yang paling penting
Namun, dalam perspektif Islam saat perjalanan bukan hanya menuntut kesiapan fisik, mental, akan tetapi yang paling utama adalah penyerahan diri kepada Sang Pencipta.
Dalam kacamata spiritual, doa bukan sekadar rutinitas, melainkan perisai batin yang memberikan ketenangan dan perlindungan selama di perjalanan.
Bagi seorang Muslim, melakukan perjalanan jauh atau safar memiliki kedudukan istimewa.
Doa saat melangkahkan kaki keluar rumah merupakan bentuk pengakuan atas keterbatasan manusia dan permohonan penjagaan dari berbagai risiko kecelakaan maupun hambatan di jalan raya.
Selain mempersiapkan kendaraan yang laik jalan, memohon keselamatan kepada Allah SWT adalah langkah pertama yang tidak boleh terlewatkan.
Sebelum memutar kunci kontak atau menaiki angkutan umum, setiap pemudik dianjurkan untuk membaca doa keluar rumah sebagai bentuk tawakal:
بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ
“Bismillahi tawakkaltu ‘alallah, laa haula wa laa quwwata illa billah.”
Artinya: "Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah."
Ketika sudah berada di dalam kendaraan, baik itu mobil pribadi, bus, kereta api, maupun kapal laut, Islam mengajarkan untuk membaca doa syukur dan permohonan keselamatan agar perjalanan berjalan lancar tanpa kendala:
سُبْحَانَ الَّذِى سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ
“Subhaanal-ladzii sakh-khara lanaa hadzaa wa maa kunnaa lahu muqriniin. Wa innaa ilaa rabbinaa lamunqalibuun.”
Artinya: "Maha Suci Allah yang telah menundukkan semua ini bagi kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami."
Doa-doa tersebut memiliki dampak psikologis yang signifikan bagi pemudik. Di tengah kondisi jalan yang padat dan cuaca yang tidak menentu, mengingat Allah melalui doa dapat meredam emosi dan meningkatkan konsentrasi pengemudi.
Kesadaran bahwa ada kekuatan Tuhan yang menyertai membuat perjalanan terasa lebih ringan dan penuh keberkahan.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Info Keislaman Bacaan doa Kecelakaan Kereta Api Anne Purba























