Selasa, 28/04/2026 00:46 WIB

Mendikdasmen Tinjau Langsung Pelaksanaan TKA Jenjang SD di Tangerang





Mendikdasmen Abdul Mu’ti, secara langsung memantau pelaksanaan TKA SDN di Cipayung 01 Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu`ti saat meninjau pelaksanaan TKA di SDN Cipayung 01 Ciputat (Foto: Ist)

Tangerang, Jurnas.com - Sebanyak 89 murid SDN Cipayung 01 Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD/MI/Sederajat Gelombang 3 dan 4 tahun 2026.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, secara langsung memantau pelaksanaan TKA yang berlangsung tanpa kendala pada Senin (27/4).

Pada pemantauan TKA ini, Mendikdasmen Abdul Mu’ti, mengajak murid untuk mengerjakan TKA dengan sungguh-sungguh.

"Semangat mengikuti TKA, percaya pada kemampuan diri, jangan menyontek, dan kerjakan TKA ini dengan kemampuan kalian. Jangan lupa berdoa sebelum mengerjakan soal dan semoga mendapatkan hasil yang maksimal," ungkap Mendikdasmen Abdul Mu’ti, saat memasuki ruang laboratorium TKA SDN Cipayung 01 Ciputat, Tangerang Selatan.

Kepala SDN Cipayung 01 Ciputat, Lina Marlina, mengatakan bahwa kesuksesan pelaksanaan TKA di sekolahnya terwujud berkat persiapan yang matang dengan melibatkan guru dan sekolah sekitar.

Lina mengaku, sekolahnya hanya memiliki 11 unit perangkat komputer. Sisa perangkat dipinjam dari SDN Cipayung 02 Ciputat dan guru di sekolah. Gotong royong ini membuat murid lancar mengerjakan soal TKA.

“Kolaborasi lintas sekolah menjadi solusi sementara sambil menunggu penambahan jumlah perangkat pendukung TKA. Kami benar-benar menjaga perangkat yang kami pinjam dengan maksimal agar tidak terjadi gangguan teknis. Ini menjadi pengalaman baru bagi kami, tentunya semua dipersiapkan dengan sangat serius,” ujar Lina.

Pada pelaksanaan TKA tahun ini, SDN Cipayung 01 Ciputat mengikutsertakan 89 murid yang terbagi ke dalam dua ruang laboratorium dengan tiga sesi pelaksanaan.

Meski tidak bersifat wajib, sekolah menganjurkan kepada seluruh murid dan para orang tua untuk mengikuti TKA sebagai bentuk evaluasi kemampuan belajar serta modal memasuki jenjang SMP.

Tidak hanya memperhatikan kesiapan perangkat teknologi, upaya persiapan TKA juga menyentuh penguasaan materi ujian. Sejalan dengan pesan Mendikdasmen, Lina menyadari pentingnya membuat Komunitas Belajar (Kombel) antarguru sebagai wadah berbagi pengetahuan dan meningkatkan kompetensi guru guna mendukung kesiapan murid mengikuti TKA. Lina berharap, dukungan dari pemerintah pusat dan daerah dalam hal pelatihan dan fasilitas dapat terus berjalan berkesinambungan.

“Saya juga berharap adanya dukungan dari Kemendikdasmen untuk membantu meningkatkan kualitas pendidikan di SD kami,” ungkap Lina.

Pada kesempatan ini, salah satu guru kelas enam SDN Cipayung 01 Ciputat, Siti Nurlaela, menyampaikan upaya penguasaan materi TKA yang telah dilakukan di sekolah.

Ia menjelaskan bahwa sejak semester pertama seluruh murid kelas enam telah melakukan pendalaman materi dan latihan soal secara rutin. Tidak hanya mengandalkan materi dari sekolah, guru-guru juga mengumpulkan soal dari berbagai sumber untuk memperkaya kemampuan murid, khususnya untuk mata pelajaran Matematika.

“Kami melakukan pendalaman materi pada waktu selepas mereka pulang sekolah. Mereka kami berikan waktu istirahat untuk pulang ke rumah dan kembali lagi ke sekolah pukul 13.30 hingga 15.00. Melalui komunikasi aktif dengan orang tua, pendalaman materi ini mendapat respons positif dan sebagai pendidik saya sangat termotivasi untuk bisa memacu mereka mendapatkan nilai maksimal agar bisa mendapatkan SMP negeri,” ujar Laela.

KEYWORD :

Kemdikdasmen RI TKA Jenjang SD Abdul Mu`ti SDN Cipayung 01 Ciputat




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :