Bendera AS dan Iran terlihat dalam ilustrasi ini (Foto: REUTERS)
Jakarta, Jurnas.com - Perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran masih berada di jalur yang tepat meski kedua negara kembali saling serang dalam beberapa hari terakhir, CNN mengabarkan pada Kamis (11/6), mengutip seorang sumber diplomatik.
Kedua negara yang bertikai itu saling melancarkan serangan dalam dua hari berturut-turut.
Presiden AS Donald Trump memperingatkan pihaknya akan melancarkan serangan lagi jika Iran tidak segera menerima kesepakatan damai yang ditawarkan.
Dalam sebuah pernyataan, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pasukan AS menyerang sejumlah target militer di Iran sejak Rabu malam hingga Kamis dini hari.
CENTCOM menyebut serangan itu sebagai tindakan "pertahanan diri" setelah sebuah helikopter militer Amerika ditembak jatuh di Selat Hormuz.
Sebelumnya, Trump mengatakan Iran terlalu lama melakukan perundingan dan karena itu harus menanggung konsekuensinya.
Perundingan yang berlangsung sejak gencatan senjata pada April lalu berfokus pada upaya membuka kembali akses pelayaran melalui Selat Hormuz serta mencapai kesepakatan mengenai program nuklir Iran.
Dialog AS-Iran yang dimediasi Pakistan juga difokuskan pada upaya mengakhiri secara permanen perang yang dimulai pada 28 Februari 2026 itu.
Sumber: Anadolu
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Perangan Iran Iran AS Perundingan Iran AS
























