Senin, 27/07/2026 00:16 WIB

Rusia Enggan Sikapi Pembicaraan Gencatan Senjata Ukraina di AS





Rusia menganggap terlalu dini untuk mengomentari laporan yang menyebutkan bahwa Amerika Serikat dan Ukraina sedang membahas kemungkinan penghentian serangan

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov di Moskow, Rusia 31 Juli 2024. REUTERS

Moskow, Jurnas.com - Rusia menganggap terlalu dini untuk mengomentari laporan yang menyebutkan bahwa Amerika Serikat dan Ukraina sedang membahas kemungkinan penghentian serangan udara, sebagai bagian dari upaya untuk mengakhiri perang melawan Moskow. Hal ini disampaikan juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, pada Minggu (26/7).

Seorang sumber dari Ukraina mengatakan bahwa para pejabat Ukraina dan AS telah membahas usulan gencatan senjata udara, untuk disajikan kepada Rusia sebagai bagian dari dorongan baru, guna menghidupkan kembali pembicaraan damai yang bertujuan mengakhiri konflik yang dipicu oleh invasi Moskow ke Ukraina pada 2022.

Dikutip dari Reuters, sumber tersebut mengatakan bahwa Ukraina telah mendekati Presiden Rusia Vladimir Putin di masa lalu dengan tawaran gencatan senjata, yang kemudian ditolak. Namun, beberapa pejabat meyakini bahwa tekanan terhadap ekonomi Rusia akibat serangan drone dan rudal Ukraina yang terus berlanjut mungkin akan melunakkan sikap Putin.

"Kami tidak tahu seberapa kredibel laporan-laporan ini atau dari mana asalnya. Ini hanya laporan surat kabar dan tidak lebih. Oleh karena itu, terlalu dini untuk mengomentarinya pada tahap ini," kata Peskov seperti dikutip oleh kantor berita Interfax.

Dia mengatakan tanggapan Rusia terhadap inisiatif perdamaian baru apapun akan bergantung pada apakah hal itu sejalan dengan kepentingan Moskow.

"Kami telah mendengar pernyataan bahwa beberapa formula baru mungkin saja terjadi. Kami masih perlu mempelajari lebih lanjut tentang hal itu," ujar Peskov.

"Dan, seiring berjalannya waktu, beberapa formula atau proposal mungkin akan diajukan. Apa yang terjadi selanjutnya akan bergantung pada seberapa dekat hal-hal tersebut sesuai dengan kepentingan kami," dia menambahkan.

Peskov menegaskan kembali bahwa Moskow mempertahankan saluran dialog dengan para negosiator AS. Para pejabat Rusia mengatakan mereka berharap utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner akan mengunjungi Moskow saat jadwal mereka memungkinkan dan bahwa dialog dengan Washington akan terus berlanjut.

Upaya Amerika Serikat untuk menengahi kesepakatan damai sebagian besar terhenti dalam beberapa bulan terakhir, sementara perhatian diplomatik juga ikut teralihkan oleh perang Iran.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah berbicara pekan ini dengan Witkoff dan Kushner mengenai prospek dimulainya kembali pembicaraan dengan Rusia, dan dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump di Washington pada Selasa mendatang.

KEYWORD :

Perang Rusia vs Ukraina Gencatan Senjata Dmitry Peskov




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :