Kebakaran hutan di Madrid, Spanyol (Foto: AFP)
Jakata, Jurnas.com - Kebakaran hutan yang melanda sejumlah wilayah di Spanyol mulai menunjukkan perkembangan positif setelah hampir seluruh titik api utama berhasil dikendalikan.
Namun, bencana tersebut masih berdampak besar terhadap masyarakat dengan lebih dari 121.000 orang terdampak dan luas lahan yang terbakar sepanjang 2026 telah melampaui 150.000 hektare.
Dikutip dari Anadolu, berdasarkan laporan El Pais, otoritas Spanyol pada Minggu menyatakan hampir seluruh front kebakaran di Komunitas Madrid dan Provinsi Avila berhasil dikendalikan setelah upaya pemadaman intensif sepanjang malam.
Meski demikian, sejumlah titik api aktif masih tersisa dan menjadi fokus utama petugas pemadam kebakaran untuk mencegah kobaran api kembali meluas.
Kebakaran di Madrid dan Avila telah menghanguskan lebih dari 45.000 hektare lahan. Akibatnya, lebih dari 121.000 warga terpaksa dievakuasi atau diminta tetap berada di dalam rumah demi menghindari bahaya asap dan kobaran api.
Presiden Pemerintah Daerah Castile and Leon, Alfonso Fernandez Manueco, mengatakan kebakaran di Provinsi Avila diduga dipicu oleh kelalaian manusia.
Pemerintah daerah, kata dia, akan bergabung dalam proses hukum terhadap pihak yang bertanggung jawab atas terjadinya kebakaran tersebut.
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menyatakan pemerintah akan mengesahkan dekret kerajaan pada Selasa untuk menetapkan wilayah terdampak sebagai kawasan yang mengalami darurat perlindungan sipil.
Saat mengunjungi Avila, Sanchez mengingatkan bahwa kondisi masih belum sepenuhnya aman. Ia menilai beberapa jam ke depan masih akan menjadi masa yang menantang dan meminta masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan.
Di wilayah lain, kebakaran hutan di Taman Nasional Sierra de Espadan, Provinsi Castellon, masih terus meluas dan belum berhasil dikendalikan. Kebakaran tersebut telah memaksa sekitar 16.000 orang mengungsi dari daerah terdampak.
Sementara itu, seorang pria dilaporkan meninggal dunia akibat kebakaran yang terjadi di jurang Salt de l`Aigua, kawasan Manises, Valencia.
Kementerian Transisi Ekologi Spanyol mencatat hingga Minggu, kebakaran hutan sepanjang 2026 telah membakar 152.678 hektare lahan di seluruh negeri. Selama periode tersebut, tercatat 32 kebakaran hutan berskala besar terjadi di berbagai wilayah.
Angka itu meningkat tajam dibandingkan periode yang sama pada 2025, ketika luas lahan yang terbakar mencapai 24.133 hektare dengan tujuh kebakaran besar yang tercatat.
Data tersebut menunjukkan bahwa kebakaran hutan tahun ini menjadi salah satu yang paling parah dalam beberapa tahun terakhir, baik dari sisi luas wilayah yang terdampak maupun jumlah kebakaran besar yang terjadi. (*)
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Kebakaran Hutan Negara Spanyol Provinsi Avila Provinsi Castellon















