Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar (tengah) memberikan keterangan pers setelah melakukan Rapat Tingkat Menteri terkait Evaluasi Capaian Instruksi Presiden No 8 tahun 2025 di Jakarta pada Senin (Foto: Vaza/Jurnas))
Jakarta, Jurnas.com - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, A. Muhaimin Iskandar, menegaskan pemerintah akan mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem melalui perombakan besar dalam koordinasi program lintas kementerian.
Hal tersebut disampaikan usai rapat evaluasi pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 pada Senin (27/4) di Jakarta.
Menko Muhaimin mengakui bahwa tantangan utama saat ini bukan pada kekurangan program, melainkan belum optimalnya sinkronisasi.
“Setelah data ini kita dapatkan, maka kita akan terus melakukan focusing, baik lokus penanggulangan kemiskinan ekstrem maupun jumlah penduduk miskin yang menjadi target,” ujar Menko PM.
Dudung Abdurachman Resmi Jabat Kepala KSP
Ia menegaskan bahwa pemerintah akan memprioritaskan penyelarasan antar program agar lebih tepat sasaran.
“Mulai dari sinkronisasi program, kolaborasi program, focusing pilihan-pilihan program, dan juga sinkronisasi lokasi pelaksanaan program-program,” kata Muhaimin.
Menurutnya, langkah ini penting untuk mempercepat hasil di lapangan. Ia bahkan menargetkan percepatan dalam waktu singkat.
“Dalam seminggu ini, seluruh program-program yang belum tersinergi dan belum efektif akan berjalan,” Menko Muhaimin.
Menko PM juga menekankan bahwa seluruh laporan kementerian akan dievaluasi ulang secara menyeluruh.
“Dari semua laporan kementerian ini akan segera dirajut ulang agar terjadi percepatan dalam penanggulangan kemiskinan ekstrem,” ucapnya.
Sejauh ini, pemerintah mengklaim koordinasi sudah berjalan cukup baik, namun masih perlu dipercepat.
“So far sudah bisa kita jalankan dengan baik, dan kita percepat dalam rangkaian koordinasi yang matang,” tambahnya.
Dengan strategi tersebut, pemerintah optimistis target penghapusan kemiskinan ekstrem dapat dicapai, tidak hanya melalui bantuan sosial, tetapi juga melalui integrasi kebijakan yang lebih solid dan terarah.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Menko Muhaimin Kemiskinan Ekstrem Rapat Menteri Presiden Prabowo


























