Sabtu, 18/04/2026 00:59 WIB

Kebiasaan Buruk yang Bisa Menyebabkan Paru-paru Basah





Paru-paru basah atau pneumonia merupakan kondisi peradangan pada jaringan paru-paru yang umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau jamur.

Ilustrasi paru-paru basah (Foto: Towfiqu Barbhuiya/Unsplash)

Jakarta, Jurnas.com - Paru-paru basah atau pneumonia merupakan kondisi peradangan pada jaringan paru-paru yang umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau jamur.

Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, terutama mereka dengan daya tahan tubuh lemah. Gejalanya bervariasi, mulai dari demam, batuk berdahak, hingga sesak napas.

Meski penyebab utamanya adalah infeksi, beberapa kebiasaan buruk dalam kehidupan sehari-hari dapat meningkatkan risiko terkena paru-paru basah.

Kebiasaan ini sering kali dianggap sepele, padahal jika dibiarkan dapat mempermudah masuknya kuman dan memperburuk kesehatan saluran pernapasan.

Melansir dari berbagai sumber, berikut ini kebiasaan yang bisa menyebabkan paru-paru basah:

1. Merokok

Asap rokok mengandung ribuan zat berbahaya yang dapat merusak jaringan paru-paru dan melemahkan sistem pertahanan saluran napas. Perokok aktif maupun pasif sama-sama berisiko tinggi terkena pneumonia.

2. Menghirup Polusi Udara Secara Terus-Menerus

Paparan polusi dari kendaraan, pabrik, atau pembakaran sampah dapat mengiritasi paru-paru dan memicu peradangan. Kondisi ini membuat paru-paru lebih rentan terhadap infeksi.

3. Jarang Mencuci Tangan

Tangan yang kotor menjadi media penyebaran kuman penyebab infeksi pernapasan. Kebiasaan ini meningkatkan risiko penularan penyakit yang dapat berujung pada paru-paru basah.

4. Sering Tidur dalam Kondisi Basah atau Lembap

Tidur dengan rambut atau pakaian basah, terutama di ruangan lembap, dapat menurunkan suhu tubuh dan melemahkan daya tahan, sehingga kuman lebih mudah berkembang.

KEYWORD :

Paru-paru Basah Tips Kesehatan Kebiasaan Buruk




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :