Rusia menyerang Ukraina di Odesa dan Kiev pada Rabu (6/9) pagi (Foto: Reuters)
Kiev, Jurnas.com - Rusia mendadak melancarkan serangan udara di Kiev dan Odesa, Ukraina, pada Rabu (6/9), menewaskan seorang warga sipil dan menyebabkan kebakaran serta kerusakan pelabuhan di Sungai Danube. Demikian keterangan militer Ukraina.
Selama hampir tiga jam serangan pesawat tak berawak di Odesa, mengakibatkan sejumlah fasilitas pertanian dan pelabuhan rusak, dan beberapa kebakaran dilaporkan terjadi di distrik Izmail, pusat ekspor biji-bijian penting di Danube.
"Seorang karyawan sebuah perusahaan pertanian yang terluka parah meninggal di rumah sakit," kata Kiper, gubernur daerah setempat dikutip dari Reuters.
Kiper tidak menyebutkan detail nama pelabuhannya. Namun, konsultan pertanian APK-Inform mengatakan telah terjadi kebakaran di pelabuhan sungai kecil Kilia.
Ukraina mengoperasikan beberapa pelabuhan sungai di Danube serta dua pelabuhan utama, Reni dan Izmail, yang sebelumnya telah diserang oleh drone Rusia. "Kilia, yang fokus pada kargo kering, diserang untuk pertama kalinya," kata APK-Inform.
Sementara itu, Angkatan Udara Ukraina mengatakan sistem pertahanan udara menghancurkan 23 dari 33 senjata udara yang diluncurkan Rusia. Termasuk 25 drone Shahed buatan Iran, tujuh rudal jelajah dan satu rudal balistik Iskander.
Di Kiev, puing-puing yang berjatuhan merusak bagian depan bangunan, mobil pribadi, jendela fasilitas medis dan kantor polisi. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan di ibu kota.
Saksi mata di Kiev mendengar beberapa ledakan yang terdengar seperti sistem pertahanan udara dikerahkan sekitar pukul 05.50 pagi waktu setempat.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Odesa Kiev Ukraina Rusia






















