Jum'at, 17/04/2026 14:52 WIB

Batal Laporkan SBY, Sahroni Ajak Demokrat Diskusi Luruskan Isu Anies-AHY





Ahmad Sahroni berniat melaporkan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat SBY ke Bareskrim Polri. Hal itu terkait dugaan berita tidak benar dan kegaduhan-kegaduhan yang ditimbulkan.

Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni

Jakarta, Jurnas.com - Ahmad Sahroni berniat melaporkan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBH) ke Bareskrim Polri. Hal itu terkait dugaan berita tidak benar dan kegaduhan-kegaduhan yang ditimbulkan.

Namun setibanya di Bareskrim Polri, Sahroni mengurungkan niatnya. Sebab saat dalam perjalanan, Sahroni menghubungi Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem Surya Paloh. Surya Paloh lantas meminta Sahroni membatalkan niatnya untuk melaporkan SBY.

Ditambah, Sahroni juga mengaku dihubungi oleh Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan. Menurut Sahroni, keduanya ingin seluruh pihak yang saat ini bergabung, untuk solid mengatur strategi pemenangan Capres-Cawapres yang telah diusung.

“Jadi sudah saya urungkan niat (melapor) itu, karena saat menghubungi Babeh (Surya Paloh) dan Pak Anies, mereka meminta demikian. Tapi poin saya tetap sama, ada suatu hal yang disampaikan tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Dan tentu ini sangat perlu diklarifikasi. Mungkin tidak harus melalui jalur hukum, tapi kita bisa gunakan ruang-ruang publik, di televisi misalnya. Ini kan juga sesuai permintaan (tokoh) yang bersangkutan,” ujar Sahroni, kepada wartawan, Jakarta, Selasa (5/9).

Karena menurut Sahroni, sebagai pihak yang turut hadir pada pertemuan di bulan Agustus lalu, dirinya menyangkal bahwa adanya kesepakatan atau komitmen di dalam pertemuan tersebut. Bahkan, dirinya menyebut, banyak saksi lainnya yang hadir di dalam pertemuan tersebut, termasuk perwakilan dari Partai PKS.

“Karena apa yang disampaikan terkait pertemuan itu, banyak tidak benarnya. Saya hadir kok di situ bersama dengan teman-teman lainnya. Saksinya juga banyak. Dari kita (NasDem) ada saya dan Pak Sugeng, dari PKS pun hadir. Jadi saya bisa pastikan tidak ada komitmen apa pun di dalam pertemuan itu, hanya usulan, jelas berbeda dong,” tambahnya.

Selain itu, Sahroni juga berharap kejadian ini tidak menimbulkan kegaduhan berlarut di publik. Apalagi, Sahroni bersikukuh bahwa terdapat kekeliruan dalam informasi yang disampaikan oleh tokoh politik tersebut. Sahroni khawatir, ketidakbenaraan informasi ini menimbulkan kebencian tidak berdasar di publik.

“Makanya jangan sampai informasi tidak benar ini, dibiarkan menyebar dan kemudian dipercayai secara mentah-mentah oleh masyarakat. Khawatir juga bisa menimbulkan kebencian tak berdasar. Nah kalau begitu, mari kita selesaikan ini melalui cara-cara kekeluargaan, berdiskusi, bertukar pikiran, berdebat. Saya kira ini juga akan bagus, ya, untuk pendidikan politik. Kita bisa mengajarkan dan memperlihatkan kedewasaan dalam berpolitik,” pungkas Sahroni.

KEYWORD :

Ahmad Sahroni Bendum Partai Nasdem Sahroni Batal Laporkan SBY Sahroni Ajak Demokrat Diskusi Luru




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :