Minggu, 19/04/2026 03:29 WIB

Platform Pemilu.AI Diklaim Bisa Bantu Jawab Tantangan Kampanye Politik





PEMILU.AI, lanjut Yose, dapat menjadi pilihan dalam menjawab tantangan dalam berkampanye, seperti waktu kampanye yang singkat, ketatnya persaingan dan mahalnya biaya politik.

Peluncuran platform kampanye politik dengan format kecerdasan buatan generatif (Artificial intelligence) atau AI untuk Pemilu 2024 yang dinamakan PEMILU.AI. (Foto: Ist/Jurnas.com)

Jakarta, Jurnas.com - Founder Mediawave Yose Riz resmi meluncurkan Platform kampanye politik dengan format kecerdasan buatan generatif (Artificial intelligence) atau AI untuk Pemilu 2024 yang dinamakan PEMILU.AI.

Yose mengatakan, platform yang berperan sebagai konsultan politik personal ini, ditujukan untuk membantu para calon anggota legeslatif (caleg) dalam memahami lebih terkait aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (dapil) dengan beragam fitur inovatif, guna meningkatkan peluang kemenangan Pemilu.

PEMILU.AI, lanjut Yose, dapat menjadi pilihan dalam menjawab tantangan dalam berkampanye, seperti waktu kampanye yang singkat, ketatnya persaingan dan mahalnya biaya politik. Sehingga, menurutnya platform ini akan menghasilkan cara baru berkampanye yang lebih efektif dan efisien.

"Kita (PEMILU.AI) berkomitmen memberikan solusi permasaahan teman-teman caleg. PEMILU.AI berkomitmen memberi kemudahan kepada mereka untuk memahami karakteristik di konstituen di dapil dan ingin memberi playing field yang sama agar bisa berkompetisi secara berintegritas,” kata Yose saat meluncurkan PEMILU.AI di Jakarta, Kamis (20/7/2023).

Yose menilai dengan tekonologi mesin learning dan generative AI maka mengolah data bisa lebih terkomputasi dengan informasi yang lebih personal bagi caleg, data konstituen, data demografi, hingga data politik dan ekonominya.

"PEMILU.AI mampu menghasilkan kampanye microtargeting dan personal, jadi dashboard tiap caleg tidak akan ada yang sama walau pun asal dapilnya sama,” jelas Yose.

CEO PEMILU.AI Luky Djani menambahkan, platform ini tidak memihak partai tertentu. Kehadiran platform ini, lanjutnya, diharapkan menjadi terobosan baru yang solutif, untuk memberikan kesempatan yang sama bagi calon wakil rakyat, khususnya dalam mengupayakan terwujudnya aspirasi masyarakat lewat Pemilu yang berintegritas dan setara.

“Kami (Pemilu.AI) tidak berapiliasi ke partai manapun. Karena dari awal, kita ingin demokrasi ini setara. Dengan Pemilu.AI, kita ingin politik di Indonesia bisa lebih terukur dan rasional. Memang kita tidak menggaransi kemenangan tapi kita bisa membantu dan memperbesar caleg dapat lebih banyak dukungan,” ujar Lucky.

KEYWORD :

Platform Pemilu.AI Kampanye Politik Pemilu 2024 Mediawave Artificial intelligence




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :