Gelandang MU, Christian Eriksen (Foto: Goal)
London, Jurnas.com - Gelandang Manchester United (MU), Christian Eriksen memuji kualitas lini tengah Setan Merah saat ini. Dia bersama Casemiro dan Bruno Fernandes, sukses menjadi mesin tim untuk mengalirkan bola dari pertahanan ke lini serang.
"Saya pikir lini tengah ini adalah salah satu yang terbaik yang pernah saya ikuti," kata Eriksen kepada awak media menjelang laga kontra Sevilla pada Jumat (21/4), dikutip dari Goal.
Kendati demikian, Eriksen menyayangkan kini MU kehilangan Fernandes yang masih mengalami cedera, sehingga pemain Portugal itu absen di pertandingan Liga Europa melawan wakil Spanyol.
MU Uji Reaksi Fans soal Harga Tiket Stadion Baru
"Kehilangan Bruno akan menjadi seperti ketika saya pergi, orang lain harus mengambil tugas saya dan itu akan sama untuk Bruno," imbuh Eriksen.
Dalam wawancara itu, Eriksen juga menyinggung masalah kesehatannya. Dia pingsan saat tampil untuk timnas Denmark di laga pembuka Euro 2020 melawan Finlandia. Eriksen sempat diprediksi bakal mengakhiri karir internasionalnya saat itu.
"Melihat ke belakang setahun yang lalu, saya bermimpi berada di tempat saya hari ini. Tapi saat itu, hanya mimpi kembali bermain sepak bola, tentu saja mengambil langkah demi langkah dan menjadi versi terbaik dari pemain sepak bola yang Anda bisa. Dan pada saat itu saya beruntung manajer ingin saya datang ke sini," ujar dia.
Eriksen masih terikat kontrak di Inter saat terkena serangan jantung. Dan setelah kembali berlatih, dia dipasangi alat pacu jantung.
Di Italia, pemasangan alat pacu jantung kepada pesepak bola masuk kategori melanggar hukum. Walhasil, Inter terpaksa melepaskan gelandang tersebut ke Old Trafford.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Christian Eriksen Manchester United Liga Inggris






















