Fahri Hamzah
Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian diminta untuk berkonsultasi dengan para ulama. Hal itu agar tidak mudah mengatakan bahwa fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) berpotensi menimbulkan gangguan pada stabilitas keamanan nasional.
Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah menyarankan, agar Kapolri dan jajaran untuk lebih banyak melakukan konsultasi dengan para ulama sebagai penjaga umat khususnya umat Islam."Supaya tidak punya pandangan dan asumsi sendiri, kapolri dan jajarannya harus konsultasi dengan para ulama karena dalam hubungannya dengan negara ulama mendapat tugas fatwa. Fatwa ulama tidak pernah dipermasalahkan sampai detik ini," kata Fahri, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (17/1).Hal ini menurutnya agar kapolri dan jajarannya tidak punya pandangan dan asumsi negatif soal ulama. Disamping itu, kata Fahri, negara pun telah mendapat pemasukan sekitar Rp700 triliun dari berbagai instrumen keuangan sebagai hasil dari fatwa ulama.Baca juga :
Apakah Sound Horeg Haram? Ini Fatwa MUI Pusat
Apakah Sound Horeg Haram? Ini Fatwa MUI Pusat
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Fatwa MUI Kapolri Jenderal Tito Fahri Hamzah

























