Dalam file foto ini diambil pada 06 Juni 2021 calon presiden Iran Ebrahim Raisi memberi isyarat selama kampanye pemilihan umum di kota Eslamshahr. (AFP)
TEHRAN, Jurnas.com - Presiden Iran, Ebrahim Raisi menyatakan dukungan Teheran untuk setiap upaya diplomatik yang bertujuan menyelesaikan konflik di Ukraina secara damai.
"Republik Islam Iran mendukung segala upaya yang akan mengarah pada penyelesaian damai konflik di Ukraina dan siap memainkan peran untuk membantu memulihkan perdamaian dengan cara apa pun yang memungkinkan," kata Raisi pada sesi kabinet di Teheran, Minggu (27/2).
"Berdasarkan prinsip-prinsip dasar kebijakan luar negerinya, Republik Islam Iran menentang baik hegemoni maupun kepatuhan terhadap hegemoni, dan memberikan dukungannya pada hak semua negara untuk menentukan nasib sendiri," tambahnya.
Raisi mengatakan sambil menekankan perlunya melindungi integritas teritorial dan kedaulatan nasional semua negara, "Republik Islam Iran memahami masalah keamanan yang timbul dari beberapa dekade ekspansionisme NATO."
"Kami sangat percaya bahwa diplomasi dan kepatuhan tulus terhadap kewajiban internasional oleh semua pihak memberikan satu-satunya jalan keluar yang langgeng dan adil dari situasi saat ini," tambahnya, Press TV melaporkan.
Dalam pidato yang disiarkan televisi pada Kamis pagi, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan operasi militer khusus yang bertujuan untuk demiliterisasi Republik Donetsk dan Lugansk di Ukraina timur, yang secara kolektif dikenal sebagai Donbass.
Kedua wilayah memisahkan diri dari Ukraina pada tahun 2014 setelah menolak untuk mengakui pemerintah Ukraina yang didukung Barat yang telah menggulingkan pemerintahan yang ramah Rusia yang dipilih secara demokratis.
Mengumumkan operasi tersebut, Putin mengatakan misi itu ditujukan untuk "membela orang-orang yang selama delapan tahun menderita penganiayaan dan genosida oleh rezim Kiev."
Badan Pengungsi PBB mengatakan lebih dari 120.000 warga Ukraina telah meninggalkan negara itu sejak Rusia memulai kampanye militer melawan Ukraina pada 24 Februari.
Tansim News Agency
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Iran Invasi Rusia Ukraina Ebrahim Raisi




























