Kapolri Jenderal Pol, Tito Karnavian dan Calon Gubernur DKI Ahok
Jakarta - Partai Gerindra menyayangkan sikap Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang melarang aksi demo pada 2 Desember nanti. Sebab, Kapolri dianggap telah mengabaikan aspirasi rakyat khususnya umat muslim.
Politikus Gerindra Sodik Mudjahid mengatakan, Kapolri semestinya berpihak kepada keadilan dan tuntutan rakyat dalam menyampaikan aspirasi saat aksi demo pada 2 Desember nanti. "Sampaikan ke Jenderal Tito setelah pensiun mau hidup di Indonesia bersama rakyat atau mau hidup di China bersama taipan-taipan," tegas Sodik mempertanyakan sikap Kapolri, Jakarta, Jumat (25/11).Baca juga :
Inilah Kasus-kasus Sektor Pertanian Era Jokowi
Hal itu menanggapi larangan demo dan adanya surat edaran kepada angkutan umum agar mengantisipasi terjadinya pemberangkatan peserta unjuk rasa ke Jakarta pada 2 Desember mendatang.
Inilah Kasus-kasus Sektor Pertanian Era Jokowi
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Demo 2 Desember Gerakan Makar Presiden Jokowi


















